Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pengumpulan Data Jadi Tantangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2026 di Balangan

M Dirga • Jumat, 20 Februari 2026 | 10:57 WIB
Persiapan Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2026 yang digelar di Aula I Bapperida Balangan, Paringin Selatan. (Nor untuk Radar Banjarmasin)
Persiapan Evaluasi Kabupaten Layak Anak 2026 yang digelar di Aula I Bapperida Balangan, Paringin Selatan. (Nor untuk Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan mulai mematangkan persiapan menghadapi Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2026. Salah satu tantangan utama yang masih dihadapi adalah pengumpulan data dukung dari masing-masing perangkat daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Balangan, Noreli Rahmah, mengatakan proses pengumpulan data kerap terkendala oleh kesibukan perangkat daerah yang terlibat dalam gugus tugas KLA.

“Tantangan yang kami hadapi biasanya pada pengumpulan data dukung, karena kesibukan masing-masing satuan kerja perangkat daerah, sehingga terkadang terjadi keterlambatan atau dokumen yang belum sesuai dengan indikator penilaian,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Menurutnya, penguatan koordinasi antar anggota gugus tugas menjadi kunci agar proses evaluasi dapat berjalan lebih optimal. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang lebih intensif agar data yang dibutuhkan dapat dikumpulkan tepat waktu dan sesuai dengan indikator yang ditetapkan.

“Koordinasi lintas perangkat daerah harus lebih diperkuat agar capaian Kabupaten Layak Anak di Balangan terus meningkat,” katanya.

Kepala Bidang Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Balangan, Mochammad Sulistyono, menyebut pihaknya tengah mempersiapkan langkah awal untuk memastikan kesiapan data dan program lintas sektor sebelum proses evaluasi dilaksanakan.

Ia mengungkapkan, capaian Kabupaten Balangan dalam evaluasi KLA menunjukkan tren positif. Pada evaluasi tahun sebelumnya, Balangan berhasil meraih predikat Nindya setelah sebelumnya berada pada predikat Madya.

“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah semakin memperhatikan pemenuhan hak anak,” ujarnya.

Menurut Mochammad Sulistyono, upaya tersebut tidak terlepas dari pelibatan berbagai pihak, termasuk Forum Anak Daerah, serta penguatan kebijakan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dalam dokumen perencanaan daerah.

Melalui persiapan yang lebih matang Pemerintah Kabupaten Balangan berharap capaian Kabupaten Layak Anak dapat terus ditingkatkan pada evaluasi KLA 2026.



Editor : Arif Subekti
#Anak #layak #Balangan #evaluasi