Sejak jelang berbuka puasa, kawasan pasar langsung dipadati warga yang berburu takjil dan menu berbuka.
Aroma kue tradisional bercampur wangi ayam bakar dan masakan khas Banjar menyambut pengunjung. Deretan lapak tertata rapi, menawarkan aneka makanan ringan hingga lauk siap santap.
Baca Juga: Masjid Bahrul Hidayah di Alalak Batola Sediakan Buka Puasa Selama Ramadan
Beragam jajanan khas Banjar menjadi daya tarik utama. Mulai dari bingka, kue lam, amparan tatak, hingga aneka kue basah tradisional yang jarang ditemui di hari biasa.
Tak hanya takjil, tersedia pula menu berat seperti pecel, ayam goreng, ayam bakar, hingga masak habang.
Harga yang ditawarkan relatif terjangkau sehingga diserbu pembeli. Banyak warga sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan menu favorit.
Baca Juga: Polres Banjarbaru Intensifkan Patroli, Antisipasi Balap Liar Selama Ramadan
Kepala Dinas Perdagangan HST, Irfan Sunarko, mengatakan Pasar Ramadan digelar bukan sekadar memeriahkan bulan suci, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
“Tujuan utama kegiatan ini untuk meningkatkan UMKM serta memfasilitasi pedagang agar memiliki tempat berjualan yang tertata dan nyaman selama Ramadan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tersedia 45 stan yang diisi 35 pedagang. Sejumlah pelaku usaha membuka lebih dari satu lapak karena tingginya minat berjualan.
“Memang ada pedagang yang membuka dua lapak. Untuk setiap lapak dikenakan biaya Rp450 ribu selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.
Salah satu pedagang, Hasanah, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Ramadan. Ia berharap momentum ini mampu mendongkrak penjualan, terutama untuk jajanan berbuka.
“Alhamdulillah ramai. Banyak pembeli mencari kue-kue tradisional dan lauk berbuka. Sangat membantu pedagang seperti kami,” katanya.
Baca Juga: Jam Kerja ASN Banjarbaru Selama Ramadan Dipangkas, Apel Pagi Juga Ditiadakan
Selain harga ramah di kantong, pilihan menu yang beragam membuat pengunjung betah berkeliling.
Pasar Ramadan di Pasar Hanyar Barabai pun kembali menjadi pusat aktivitas warga setiap sore selama bulan puasa.
Tak sekadar tempat membeli takjil, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat menjelang berbuka. (*)
Editor : M. Ramli Arisno