AMUNTAI – Tradisi tapung tawar yang sarat doa dan harapan mewarnai peresmian mobil operasional pasar murah Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Prosesi adat Banjar tersebut dipimpin langsung Bupati HSU, H Sahrujani sebagai simbol keselamatan dan kelancaran pelayanan pasar murah bagi masyarakat, Rabu (18/2/2026).
Peresmian ditandai dengan pelaksanaan tapung tawar pada kendaraan operasional pasar murah. Ritual adat ini menjadi wujud permohonan keberkahan agar distribusi kebutuhan pokok kepada masyarakat berjalan lancar, serta memberi manfaat luas.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemkab HSU dalam melestarikan adat istiadat sebagai bagian dari identitas dan kearifan lokal Banjar.
Didampingi Ketua TP PKK HSU, Hj Murniati Sahrujani dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) HSU, Kamarudin, Bupati menyampaikan mobil operasional pasar murah diharapkan mampu memperkuat jangkauan layanan stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok di berbagai wilayah.
“Melalui kendaraan operasional ini, kegiatan pasar murah dapat menjangkau masyarakat lebih luas, terutama di daerah yang membutuhkan intervensi harga dan distribusi bahan pokok,” harap Bupati.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten HSU juga menyerahkan bantuan sarana usaha kepada pelaku UMKM berupa 50 unit tenda portabel dan 30 unit gerobak.
Bantuan yang bersumber dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bank Pembangunan Daerah Kalsel tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan optimal untuk meningkatkan produktivitas, kualitas usaha, serta memperkuat perekonomian kerakyatan di HSU.
Editor : Fauzan Ridhani