AMUNTAI - Jelang Ramadan 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Satgas Saber Pangan Kabupaten Hulu Sungai Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok penting di Pasar Induk Amuntai.
Sidak dilakukan dalam upaya mengantisipasi lonjakan harga dan potensi kelangkaan bahan pokok tertentu menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan dipimpin Kasatgas Pangan HSU AKP Teguh Kuatman bersama tim Bapanas dengan menyasar pedagang komoditas strategis, seperti minyak goreng Minyakita, bawang merah, bawang putih, daging sapi, ayam, telur, dan cabai.
Petugas memeriksa ketersediaan stok, kualitas barang, serta kesesuaian harga jual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Dari hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pokok terpantau cukup dan tidak ditemukan lonjakan harga signifikan maupun indikasi penimbunan.
Kondisi pasar relatif aman dan pasokan komoditas utama masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.
“Tim juga memberikan imbauan kepada pedagang agar tidak menjual di atas HET serta menjaga ketersediaan pasokan,” ujar AKP Teguh Kuatman, pada media ini Minggu (15/2/2025)
Lanjut Teguh yang juga Kasat Reskrim Polres HSU, bahwa langkah preventif ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli warga dan mencegah kegiatan penimbunan bahan pokok atau permainan harga menjelang Ramadan.
Sementara itu, Kapolres HSU Agus Nuryanto melalui Kasi Humas Asep Hudzainur menegaskan pengawasan akan terus dilakukan bersama instansi terkait.
“Kami akan terus melakukan monitoring dan pengawasan agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga,” ujarnya.
Adapun tujuan sidak ini, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang.
“Sidak ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan dan situasi kamtibmas tetap kondusif selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang,” harapannya.
Asep menutup, pengawasan tidak hanya di pasar induk, tetapi juga menyasar distributor dan jalur distribusi untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap lancar di wilayah HSU.
Editor : Arif Subekti