RANTAU – Komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapin, penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) resmi diraih sebagai pengakuan atas keberhasilan membangun Zona Integritas (ZI) secara konsisten dan berkelanjutan.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi jajaran Disdukcapil Tapin yang selama ini terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
Predikat WBK bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan simbol keseriusan dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kepala Disdukcapil Tapin, Rina Indriani, menyampaikan bahwa keberhasilan meraih WBK merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran, dengan dukungan penuh dari kepala daerah dan seluruh perangkat pendukung.
“Penghargaan WBK ini adalah hasil kerja bersama. Sejak awal kami berkomitmen membangun budaya kerja yang berintegritas. Dukungan Bupati, Wakil Bupati, Pj Sekda, Tim Penilai Internal, Bagian Organisasi, Bappelitbang, serta seluruh perangkat daerah sangat menentukan keberhasilan ini,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Pembangunan Zona Integritas di Disdukcapil Tapin sendiri telah dimulai sejak 2021, ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas pada pencanangan ZI tingkat kabupaten. Sejak saat itu, berbagai langkah pembenahan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari penguatan pengawasan internal, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga optimalisasi sistem pelayanan berbasis digital.
Tak hanya itu, Disdukcapil Tapin juga secara konsisten menindaklanjuti rekomendasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sebagai bagian dari proses evaluasi pembangunan ZI menuju WBK.
Menurut Rina, capaian ini bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk terus memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami menyadari integritas adalah fondasi utama pelayanan publik. Ke depan, kami akan terus berbenah, menjaga kepercayaan masyarakat, dan mempertahankan budaya kerja profesional serta berintegritas,” tegasnya.
Dengan diraihnya predikat WBK, Disdukcapil Tapin diharapkan mampu menjadi role model bagi perangkat daerah lainnya di lingkungan Pemkab Tapin dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih serta pelayanan publik yang prima dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Arif Subekti