Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Angkat Realita Sosial, Teater Sindang Langit Pukau Penonton

M Padil Ihsan • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:06 WIB

 

 

Para aktor dan aktris sedang beradu peran di panggung pentas.
Para aktor dan aktris sedang beradu peran di panggung pentas.

KANDANGAN - Malam di Gedung Pramuka Kandangan, Hulu Sungai Selatan (HSS), berubah menjadi panggung emosi yang memikat pada Rabu (11/2/2026).

 

Melalui pementasan teater bertajuk "Cerita ini Siapa yang Punya", penonton diajak menyelami adukan rasa antara tawa, amarah, sedih, hingga konflik yang tajam.

 

Pertunjukan teater yang disutradarai oleh Fauzian Ansari ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Komunitas Teater Sindang Langit dengan Ramu Art Festival.

 

Antusiasme penonton sangat terlihat pada saat pertunjukan. Penonton dari kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa hadir memenuhi Gedung Pramuka.

 

Ketua TP PKK Hulu Sungai Selatan (HSS) sekaligus Founder Ramu Art Festival, Mustaidah Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai memiliki dampak positif bagi perkembangan kreativitas daerah.

 

Ia menegaskan, bahwa panggung ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat identitas lokal.

 

"Pertunjukan teater ini hadir sebagai wujud kontribusi nyata dalam upaya memajukan ekosistem seni dan budaya di Hulu Sungai Selatan, kegiatan-kegiatan seperti ini akan rutin digelar,” ujarnya.

 

Ia berharap, para pemuda di Hulu Sungai Selatan bisa selalu berkarya di bidang seni dan budaya untuk memajukan daerah.

 

Pertunjukan teater ini mengangkat kisah emosional tentang seorang anak yang terjebak dalam dilema besar antara mengejar impian pribadinya atau menurunkan ego demi membantu beban keluarga.

 

Narasi yang dibawakan terasa sangat relevan dengan realitas sosial saat ini, seakan-akan menjadi cermin bagi fenomena yang kerap dialami oleh banyak orang di tengah masyarakat.

 

Melalui konflik batin sang tokoh utama, penonton diajak menyaksikan sulitnya memilih antara ambisi diri dan tanggung jawab moral terhadap orang-orang terdekat.

 

Salah satu penonton yang hadir, Suliansyah, mengatakan bahwa dari pertunjukan ini, dia mendapat banyak pelajaran yang berharga.

 

"Saya setelah menonton pertunjukan yang sarat akan makna ini, mendapat banyak pelajaran, tentang bagaimana kita harus bijak dalam menjalani hidup. Apresiasi untuk penyelenggara yang sudah mempersiapkan penampilan ini dengan sangat baik," ujarnya.

Editor : M Oscar Fraby
#HSS #Kandangan #teater