Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kotabaru Geger, Buaya Muara 4 Meter Naik ke Jalan Desa Pulau Panci

Jumain Radar Banjarmasin • Minggu, 8 Februari 2026 | 14:04 WIB
DIUSIR: Penampakan buaya muara yang naik ke jalan Desa Pulau Panci. Foto: Khairul Sani untuk Radar Banjarmasin.
DIUSIR: Penampakan buaya muara yang naik ke jalan Desa Pulau Panci. Foto: Khairul Sani untuk Radar Banjarmasin.

KOTABARU – Kabar Buaya di Desa Pulau Panci, Kecamatan Kelumpang Hilir, mendadak mencekam pada Jumat (6/2) malam.

Dimana seekor buaya muara berukuran raksasa tiba-tiba naik ke daratan dan melata santai di jalan desa, tepat di pemukiman padat penduduk.

Kehadiran predator sepanjang lebih dari empat meter tersebut sontak membuat warga yang sedang beristirahat berhamburan keluar rumah.

Posisi sang predator terdeteksi tak jauh dari pelabuhan desa dan area masjid, sekitar pukul 22.00 WITA.

"Besarnya luar biasa, kira-kira lebih dari empat meter. Lewat di jalan dekat rumah, ukurannya hampir sebesar perahu," ujar Uwai saksi mata.

Meski diliputi rasa takut, warga bersama aparat desa setempat kompak melakukan aksi pengusiran. Dengan peralatan seadanya dan pencahayaan lampu senter, mereka berusaha menggiring sang predator kembali ke habitatnya.

Beruntung, buaya tersebut akhirnya memilih kembali menceburkan diri ke sungai sebelum sempat menimbulkan korban jiwa.

Kepala Desa Pulau Panci, Humaidi Arifin, mengonfirmasi kebenaran peristiwa yang sempat terekam kamera ponsel warga tersebut.

Ia mengakui kemunculan buaya kali ini merupakan peringatan serius bagi keamanan warga.

"Benar, kejadiannya Jumat malam. Kami menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, terutama saat beraktivitas di dekat air. Kurangi dulu kegiatan memancing udang atau nongkrong di titik-titik rawan munculnya buaya," tegas Humaidi, Minggu (8/2).

Menyikapi teror predator ini, Pemerintah Desa Pulau Panci berencana bergerak cepat dengan menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Langkah ini diambil agar ada penanganan konkret, mengingat populasi buaya di kawasan tersebut disinyalir terus meningkat dan kian berani mendekati pemukiman manusia.

"Kami akan segera berkoordinasi dengan BKSDA. Harus ada solusi tepat agar populasi mereka terkendali dan tidak mengancam nyawa masyarakat kami," ungkapnya.

Editor : Arif Subekti
#Kotabaru #warga #Drainase #Muara