Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Banyak Ceceran Pasir di Jalan Sultan Adam, Keselamatan Pengendara Terancam

Maulana Radar Banjarmasin • Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:40 WIB

 

CECERAN PASIR: Ceceran pasir bergumpal seperti ini ditemukan di perempatan lampu merah Sultan Adam-Sungai Andai.
CECERAN PASIR: Ceceran pasir bergumpal seperti ini ditemukan di perempatan lampu merah Sultan Adam-Sungai Andai.

BANJARMASIN – Kondisi Jalan Sultan Adam dalam beberapa hari terakhir dikeluhkan para pengguna jalan. Permukaan aspal di sejumlah titik dipenuhi ceceran pasir yang dinilai membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua.

Pantauan Radar Banjarmasin pada Jumat (6/2) sore, ceceran pasir tidak hanya terlihat di Jalan Sultan Adam. Material tersebut membentang mulai dari kawasan Kayu Tangi ujung hingga masuk ke Jalan Adhyaksa.

Namun, sebaran pasir paling banyak ditemukan di sepanjang Jalan Sultan Adam hingga arah Jalan Pangeran Hidayatullah, Benua Anyar, Banjarmasin Utara. Padahal, ruas jalan tersebut merupakan jalan protokol dengan lalu lintas padat setiap hari.

Diduga, pasir berhamburan ke badan jalan bersumber dari aktivitas angkutan truk maupun pikap yang mengangkut pasir dari kawasan pangkalan penjualan pasir di Perumnas Kayu Tangi ujung.

Seorang pengguna jalan, Usman (45) mengaku kondisi seperti ini kerap terjadi. Namun, dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasir yang tercecer dinilainya semakin banyak dan memanjang. "Apalagi saat hujan gerimis, kondisi ini sangat berbahaya bagi pengendara roda dua. Sudah licin, ditambah lagi ceceran pasir seperti ini," keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Fikri (35), pengemudi ojek daring. Ia mengaku awalnya tidak menyadari banyaknya pasir yang menutupi permukaan aspal, hingga akhirnya merasakan dampaknya saat melintas. "Sangat membahayakan. Ceceran pasir ini diduga bersumber dari angkutan bermuatan pasir yang datang dari kawasan Perumnas. Mungkin muatannya berlebihan atau rembes dari sela bak truk saat hujan, sehingga pasir jatuh ke jalan," ujarnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Lalu Lintas #jalan #Lakalantas #pasir