Sejak pagi, ratusan personel Polres Banjar berjibaku di lokasi. Bau menyengat bercampur lumpur menyambut 300 personel Polres Banjar yang turun langsung membersihkan sisa sampah pasar, Jumat (6/2/2026).
Sampah bercampur sisa sayuran, plastik, kayu lapuk, hingga dahan pohon memenuhi area belakang pasar.
Sebagian sudah mengendap cukup lama dan berubah menjadi lumpur hitam yang licin, menyulitkan proses pembersihan.
Berbekal sarung tangan karet dan sepatu bot, mereka mengangkat karung sampah, menarik kayu lapuk, hingga naik ke atas tumpukan untuk menjangkau material besar yang sudah lama mengendap.
Sampah kemudian diangkut dan dimasukkan ke dalam bak kontainer yang disiapkan di sekitar pasar.
Aksi ini dikerjakan bersama Perumda Pasar Bautung Batuah (PBB), Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Banjar, serta unsur terkait lainnya.
Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli mengatakan, pembersihan menyasar area pasar hingga tempat penampungan sampah sementara di sekitar PPS.
“Instruksi Bapak Presiden dan Bapak Kapolda Kalimantan Selatan, kami fokus melakukan kegiatan kebersihan di Pasar PPS Kabupaten Banjar. Kami bersama pihak pemda membersihkan sampah-sampah demi menjaga kebersihan lingkungan pasar,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, Pasar PPS dipilih sebagai titik awal karena berada di pusat Kabupaten Banjar dengan aktivitas masyarakat yang sangat padat.
Kondisi tersebut membuat persoalan sampah menjadi perhatian serius, terutama setelah kawasan ini sempat dipadati aktivitas besar masyarakat.
Pembersihan dilakukan menyeluruh, mulai dari area terminal pasar hingga lokasi pembuangan sementara.
Sampah-sampah lama yang menumpuk berhari-hari diangkut menggunakan armada kontainer, sementara personel lain membersihkan sisa-sisa yang tercecer di tanah.
AKBP Fadli menegaskan, kegiatan serupa tidak berhenti di PPS saja. “Kegiatan ini akan terus berlanjut. Nanti kami akan mencari lokasi lainnya untuk dibersihkan,” katanya.
Ia juga menyebut, pada hari yang sama seluruh polsek jajaran Polres Banjar turut melaksanakan aksi bersih-bersih di wilayah hukum masing-masing.
“Hari ini, seluruh polsek di wilayah hukum Polres Banjar juga melaksanakan kegiatan kebersihan di wilayahnya masing-masing,” tambahnya.
Selain membersihkan sampah, personel kepolisian juga memberikan imbauan langsung kepada pedagang dan pengunjung pasar, agar tidak membuang sampah sembarangan serta turut menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Sementara itu, Direktur Perumda PBB Martapura, Rusdiansyah, mengapresiasi langkah cepat Polres Banjar yang turun langsung menangani persoalan sampah di kawasan PPS.
Ia mengungkapkan, penumpukan sampah di lokasi tersebut sudah berlangsung cukup lama, terutama pasca pelaksanaan haul yang menyedot aktivitas masyarakat dalam jumlah besar.
“Sejak sebelum haul sebenarnya kawasan ini sudah bersih. Namun setelah karena ada kegiatan di akhir Desember kemarin, sampah menumpuk cukup banyak dan belum seluruhnya terangkut. Hingga akhirnya lokasi ini kembali menjadi tempat pembuangan oleh masyarakat” ungkap Rusdiansyah.
Menurut Rusdiansyah, aksi bersih-bersih bersama Polres Banjar, DPRKPLH Banjar, dan pihak terkait menjadi momentum penting untuk menata kembali kawasan PPS agar lebih bersih dan nyaman.
“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi Polres Banjar beserta seluruh jajaran yang turun langsung,” ucapnya.
Ia berharap, dalam beberapa hari ke depan kondisi sampah di kawasan PPS bisa dibersihkan secara tuntas dan tidak kembali menjadi titik pembuangan liar.
“Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan kondisi sampah di kawasan ini bisa dibersihkan secara tuntas dan menyeluruh,” harapnya.
Editor : Sutrisno