Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Satgas Pangan HSS Sisir Pasar Subuh Kandangan, Kawal Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

M Padil Ihsan • Jumat, 6 Februari 2026 | 10:45 WIB
SIDAK: SATGAS PANGAN bersama DISPERINDAG HSS sidak pasar subuh Kandangan. (Foto: KOMINFO HSS)
SIDAK: SATGAS PANGAN bersama DISPERINDAG HSS sidak pasar subuh Kandangan. (Foto: KOMINFO HSS)

KANDANGAN – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Tim Saber Perlindungan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Terpadu (Pasar Subuh), Jalan H.M. Yusi, Kandangan, pada Kamis (05/02/2026).

Langkah preventif ini dilakukan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa beban lonjakan harga.

Sidak ini merupakan instruksi langsung dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh Polres HSS bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian PP, serta Dinas PMPTSP Kabupaten HSS.

Dalam pemantauan tersebut, petugas memfokuskan pengawasan pada 10 komoditas pangan strategis. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah distribusi dan harga MinyakKita.

Kabid Bina Perdagangan Disperindag HSS, Abdul Kodir, menegaskan bahwa pedagang dilarang keras menjual Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Ini adalah minyak subsidi. Kami memberikan arahan langsung kepada pedagang agar harga jual tetap sesuai ketentuan pemerintah," ujarnya.

Tim Satgas Pangan menemukan fakta bahwa masih banyak pedagang yang mengambil stok dari pihak kedua atau tengkulak, sehingga harga di tingkat pengecer membengkak.

Menanggapi hal ini, pemerintah mengimbau pedagang untuk langsung berkoordinasi dengan Bulog sebagai distributor resmi.

Dengan mengambil barang langsung dari Bulog seharga Rp14.500, pedagang dipastikan dapat menjual ke konsumen sesuai aturan yang berlaku.

Pihak Polres HSS yang diwakili oleh anggota Tim Saber, Rizki Fauzi, menegaskan bahwa kepolisian tidak akan tinggal diam jika ditemukan praktik nakal di lapangan.

Pengawasan akan terus diperketat guna mencegah keresahan masyarakat akibat kelangkaan barang yang disengaja.

"Kami pastikan bahan pokok tetap stabil. Namun, jika ada oknum yang sengaja melakukan penimbunan barang untuk mencari keuntungan pribadi, kami tidak segan melakukan penindakan tegas sesuai hukum yang berlaku," jelas Rizki.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten HSS berharap stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan ketersediaan pangan bagi warga tetap aman hingga hari raya tiba.

Editor : Arif Subekti
#HSS #Pasar #sidak #subuh