PELAIHARI - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan hibah puluhan ekor hewan ternak kepada dua Kelompok Tani Hutan (KTH) di Kabupaten Tanah Laut (Tala) sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat sekitar hutan.
Dua KTH penerima hibah tersebut yakni KTH Bumi Priangan di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Pelaihari, dan KTH Gunung Birah di Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan.
KTH Bumi Priangan menerima 10 ekor sapi yang terdiri dari dua ekor jantan dan delapan betina. Sementara itu, KTH Gunung Birah memperoleh 25 ekor kambing dengan komposisi dua ekor jantan dan sisanya betina.
Kepala Bidang Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Dishut Kalsel, I Gede Arya Subhakti, menjelaskan hibah tersebut merupakan bagian dari program RBP REDD+ yang mendorong penerapan pola agrosilvopastura, yakni pengelolaan lahan hutan yang mengombinasikan tanaman dan ternak.
Menurutnya, keberadaan ternak diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi anggota KTH sehingga ketergantungan terhadap pemanfaatan kawasan hutan dapat dikurangi.
“Selain menjaga hutan, masyarakat juga memiliki alternatif usaha yang berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Pengadaan ternak sapi dan kambing dalam program ini dilaksanakan melalui lembaga Lemtara oleh Yayasan Pena Bulu.
Ketua KTH Bumi Priangan, Mus Mujiono, mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem penggembalaan terbatas di area yang telah memiliki tutupan pepohonan sebagai bagian dari konsep agroforestri.
“Pengelolaan ternak akan disesuaikan dengan kondisi lahan hutan, termasuk penerapan pemupukan alami,” katanya.
Ia menambahkan, hasil pengelolaan ternak akan dibagi dengan skema bagi hasil 30:70, di mana 70 persen hasil dari setiap kelahiran ternak menjadi hak pengelola.
Editor : Arif Subekti