Kegiatan ini diikuti 20 pelaku UMKM binaan serta tiga peserta dari Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Makmur Jaya. Program tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pengelolaan limbah sekaligus membuka peluang ekonomi dari sampah yang diolah secara tepat.
Narasumber kegiatan, Kesuma Yanti selaku Founder Borneo Urban Lab, menyampaikan materi tentang jenis-jenis sampah, strategi pengelolaan limbah usaha berkelanjutan, hingga potensi bisnis dari hasil pengolahan sampah.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan eco enzyme, yakni cairan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, hingga produk ramah lingkungan bernilai jual.
Salah satu peserta UMKM, Marhamah, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberi wawasan baru bagi pelaku usaha. Ia berharap ke depan ada pendampingan lanjutan agar konsep zero waste dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam usaha sehari-hari.
Melalui kolaborasi PAMA ARIA dan Arutmin Satui, Kelas UMKM ini diharapkan mendorong pelaku usaha lokal menerapkan prinsip ramah lingkungan, mengurangi dampak limbah, serta menciptakan peluang ekonomi baru berbasis pengelolaan sampah Editor : Nurhidayat