Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

BMKG Peringatkan Pasang Air Laut Capai 2,8 Meter Pada 30 Januari - 2 Februari 2026! Banjir Rob Mengintai Pesisir Kalsel di Sore hingga Malam

M Fadlan Zakiri • Kamis, 29 Januari 2026 | 13:04 WIB
TERENDAM: Kondisi genangan rob yang merendam permukiman penduduk di Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu.
TERENDAM: Kondisi genangan rob yang merendam permukiman penduduk di Kelurahan Pemurus Dalam, Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu.

BANJARBARU – Ancaman banjir pesisir atau rob mengintai warga yang bermukim di sepanjang wilayah pesisir Kalimantan Selatan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalsel mengeluarkan peringatan dini menyusul meningkatnya potensi pasang air laut maksimum dalam beberapa hari ke depan.

Forecaster BMKG Kalsel, Fitma Surya Arghani mengatakan pasang air laut diperkirakan mencapai titik maksimum pada sore hingga malam hari, dengan ketinggian mencapai 2,8 meter.

Kondisi tersebut dipicu oleh fase perigee, yakni ketika bulan berada pada titik terdekatnya dengan bumi dalam lintasan orbit elipsnya pada 30 Januari 2026, serta fase bulan purnama pada 2 Februari 2026.

“Kombinasi kedua fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum,” ungkap Fitma, Kamis (29/1/2026).

BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi dampak banjir rob.

Berdasarkan pemantauan data water level dan prediksi pasang surut dari Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidros TNI AL), fase pasang maksimum berpotensi terjadi pada 31 Januari hingga 6 Februari 2026 di perairan Kotabaru.

Pada periode tersebut, ketinggian air laut diperkirakan mencapai hingga 2,8 meter, dengan waktu puncak pasang antara pukul 17.00 hingga 21.00 Wita.

“Wilayah pesisir yang berpotensi terdampak meliputi perairan Kotabaru, Tanah Laut, dan Tanah Bumbu,” jelas Fitma.

Selain itu, potensi banjir rob juga mengintai perairan Muara Sungai Barito.

Pasang maksimum di wilayah ini diprediksi terjadi pada 30 Januari hingga 4 Februari 2026, dengan ketinggian air laut sekitar 2,6 meter.

“Untuk di perairan Muara Sungai Barito, puncak pasang diprediksi berlangsung pada pukul 16.00 hingga 21.00 Wita,” ujarnya.

Fenomena pasang maksimum ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan transportasi di wilayah pesisir serta kawasan pelabuhan.

“Kondisi ini bisa menimbulkan gangguan pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan, permukiman pesisir, serta sektor perikanan darat,” katanya.

BMKG Kalsel mengimbau masyarakat pesisir agar mengamankan barang berharga, mengantisipasi genangan, serta terus memantau informasi resmi dan peringatan dini cuaca dari BMKG.

“Langkah ini penting untuk meminimalkan risiko dampak banjir rob,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#bmkg #Banjir Rob #pesisir Kalsel