BANJARBARU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkum Kalsel), Alex Cosmas Pinem didampingi jajaran pejabat utama Kanwil Kemenkum Kalsel, melaksanakan audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) dalam rangka memperkuat sinergi penguatan hukum, serta membahas persiapan kegiatan Peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Kejati Kalsel, Tiyas Widiarto didampingi Asisten Intelijen Kejati Kalsel, Nana Riana. Serta, jajaran pejabat di lingkungan Kejati Kalsel. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan koordinatif sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama antarinstansi penegak hukum di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenkum Kalsel, Alex Cosmas Pinem didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Anton Edward Wardhana, serta Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Meidy Firmansyah menyampaikan maksud audiensi yang difokuskan pada pembahasan teknis dan substantif persiapan peresmian Posbankum, sekaligus penguatan sinergi dalam implementasi kerja sama pelayanan hukum kepada masyarakat.
Tiyas Widiarto menyambut baik inisiatif Kanwil Kemenkum Kalsel dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung akses keadilan, serta optimalisasi layanan hukum di wilayah Kalsel. Menurutnya, keberadaan Posbankum diharapkan dapat menjadi simpul pelayanan hukum yang efektif, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut, pembahasan juga mencakup penguatan koordinasi antar lembaga, dukungan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing instansi, serta langkah-langkah strategis dalam mendukung kelancaran pelaksanaan peresmian Posbankum yang direncanakan akan dipimpin langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia.
Melalui audiensi ini, Kanwil Kemenkum Kalsel dan Kejati Kalsel menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan hukum, serta mendorong terwujudnya sistem hukum yang berkeadilan dan inklusif di Kalsel.
Editor : Fauzan Ridhani