Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Makin Optimistis di 2026, PDAM Kotabaru Bidik 2 Ribu Pelanggan Baru

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 27 Januari 2026 | 21:11 WIB
Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki
Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki

KOTABARU - Langkah besar tengah disiapkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kotabaru untuk menyongsong tahun 2026.

Di bawah visi besar Pemerintahan H Rusli dan Syairi Mukhlis, perusahaan plat merah ini optimistis mampu melakukan lompatan besar dalam pemenuhan hajat hidup orang banyak. Yakni, ketersediaan air bersih yang selama ini menjadi tantangan klasik di Bumi Saijaan.

Kepada Radar Banjarmasin, Selasa (27/1/2026) Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki menegaskan bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum transformasi bagi instansi yang dipimpinnya.

Dengan dukungan penuh dari eksekutif, pihaknya mematok target ambisius, yakni penambahan 2 ribu pelanggan baru. Langkah ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan bentuk konkret kehadiran pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat akan sulitnya akses air bersih di kawasan-kawasan tertentu.

"Kami melihat ada sinergi yang luar biasa dalam kepemimpinan H Rusli-Syairi. Beliau sangat fokus pada infrastruktur dasar. Oleh karena itu, di 2026 kami berani memasang target perluasan distribusi secara masif. Fokus utama kami adalah memastikan pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan maupun penyangga tetap terlayani dengan optimal," ujar Tri Basuki.

Saat ini, PDAM Kotabaru mencatat total 23 ribu pelanggan. Namun, Tri mengakui cakupan layanan masih berada di angka 40 persen atau baru menyentuh 7 kecamatan dari total 22 kecamatan yang ada.

Geografis Kotabaru yang unik, dengan jarak antar pemukiman yang berjauhan, memang menjadi kendala dalam menutupi biaya operasional selama ini.

Namun, di era pemerintahan baru ini, tantangan tersebut akan dijawab dengan pembangunan unit-unit pengolahan air (WTP) di lokasi strategis.

Kawasan Pulau Laut Utara (PLU) dan Pulau Laut Sigam dipastikan menjadi primadona pengembangan. Wilayah potensial seperti Bumi Perkemahan hingga kompleks Greenland yang terus tumbuh akan mendapat atensi khusus.

Tri menyebut, geliat pembangunan perumahan yang pesat harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur pipa dan pasokan air baku agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

"Kami tidak hanya menambah sambungan, tapi juga memperkuat jantung produksinya. Program utama kami di 2026 adalah revitalisasi dan penambahan kapasitas air baku. Jika air bakunya tidak ditambah, mustahil kami bisa melayani tambahan ribuan pelanggan. Ini yang sedang kami benahi total," tambahnya.

Salah satu terobosan besar yang akan dikebut adalah pembangunan serta pengembangan instalasi pengolahan air (WTP) dengan kapasitas mencapai 30 liter per detik.

Penambahan kapasitas ini dianggap vital untuk memastikan tekanan air ke rumah pelanggan tetap stabil meskipun beban distribusi bertambah.

Pembangunan ini juga merupakan respons cepat atas membludaknya permintaan dari masyarakat dan pengembang perumahan yang selama ini mengandalkan air swadaya.

Optimisme ini kian menguat seiring dengan komitmen H Rusli-Syairi yang ingin mendorong pembangunan unit-unit pelayanan baru hingga ke pelosok.

Dengan skema pembangunan unit mandiri di perumahan-perumahan, PDAM berharap rasio layanan akan meningkat tajam.

"Atas dasar permintaan masyarakat itulah kami bergerak. Dengan dukungan penuh dari pemkab, kami yakin 2026 akan menjadi tahun kemajuan bagi PDAM Kotabaru," tutupnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#Optimistis #Perusahaan Daerah Air Minum #Langkah Besar #tahun 2026 #Pemkab Kotabaru