PARINGIN - Rentetan tiga kebakaran permukiman yang terjadi di Kabupaten Balangan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam menjadi pengingat pentingnya penguatan upaya pencegahan kebakaran.
Menyikapi hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balangan memperkuat edukasi kebakaran dengan menyasar lingkungan sekolah, termasuk anak-anak PAUD dan taman kanak-kanak.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mulai dilaksanakan sejak awal pekan ini.
Salah satunya digelar di TK Pembina Kecamatan Paringin, di mana petugas pemadam kebakaran BPBD Balangan memberikan pengenalan tugas pemadam sekaligus pemahaman dasar tentang bahaya dan pencegahan kebakaran kepada anak-anak.
Staf BPBD Balangan, Hatriah, mengatakan edukasi ke sekolah-sekolah merupakan bagian dari upaya jangka panjang membangun kesadaran kebencanaan sejak usia dini.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak awal dengan kebakaran dan bagaimana cara mencegahnya. Kami juga mengenalkan tugas pemadam kebakaran serta peralatan yang digunakan,” ujarnya, Selasa (27/1).
Siswa diperkenalkan dengan berbagai perlengkapan pemadam kebakaran, mulai dari baju pelindung, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), selang dan nozzle, hingga mobil pemadam kebakaran. Anak-anak juga diberi kesempatan melihat langsung peralatan tersebut di bawah pendampingan petugas.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi, menegaskan edukasi kebakaran kepada anak-anak merupakan langkah penting dalam upaya pencegahan, terlebih setelah terjadinya kebakaran beruntun dalam waktu singkat.
“Kejadian kebakaran yang terjadi beruntun menjadi pengingat bahwa pencegahan harus terus diperkuat. Edukasi kepada anak-anak ini bagian dari upaya membangun kesadaran sejak dini agar mereka mengenali bahaya kebakaran dan tahu langkah-langkah pencegahannya,” kata Rahmi.
Menurut Rahmi, edukasi kebencanaan tidak hanya difokuskan pada penanganan saat kejadian, tetapi juga pada upaya preventif melalui peningkatan pemahaman masyarakat.
“Pencegahan dimulai dari pengetahuan. Jika anak-anak sudah paham sejak dini, pesan keselamatan itu akan ikut tersampaikan ke lingkungan keluarga,” ujarnya.
Baca Juga: Persepan Pagatan Harap Dukungan APBD untuk Klub
Salah satu siswa TK Pembina Paringin mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut dan melihat langsung mobil pemadam kebakaran.
“Tadi senang, bisa lihat mobil damkar,” ujarnya singkat.
Ke depan, BPBD Balangan berencana melanjutkan kegiatan edukasi serupa ke sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari penguatan pencegahan kebakaran dan peningkatan kesadaran keselamatan di masyarakat.