Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sering Dicemooh di Kandang Sendiri, Vinicius Justru Tegaskan Ingin Bertahan di Real Madrid

admin • Jumat, 23 Januari 2026 | 20:39 WIB
BERTAHAN: Vinicius Junior tegaskan ingin bertahan di Real Madrid.
BERTAHAN: Vinicius Junior tegaskan ingin bertahan di Real Madrid.

MADRID - Bintang Real Madrid, Vinicius Junior, akhirnya angkat bicara soal situasi sulit yang tengah ia hadapi. Winger asal Brasil itu mengakui bahwa dirinya merasa sangat terpukul setelah menerima cemoohan dari fans sendiri dalam beberapa pertandingan terakhir di Santiago Bernabeu.

Dalam tiga laga terakhir di kandang, Vinicius kerap disambut siulan setiap kali melakukan kesalahan. Meski begitu, situasi sedikit mereda pada Selasa (20/1) lalu, ketika ia tampil gemilang melawan AS Monaco dan dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.

Penampilan tersebut seolah menjadi pengingat bahwa kualitas Vinicius belum benar-benar hilang.

Melansir Football Espana, usai laga, Vinicius dengan jujur mengungkapkan perasaannya terhadap reaksi publik Bernabeu.

“Hal itu membuat saya sangat sedih. Saya tidak ingin dicemooh di kandang sendiri, tempat saya merasa sangat nyaman. Dan dalam beberapa pertandingan terakhir, saya tidak merasa nyaman karena setiap kali saya bermain buruk, setiap kali saya melakukan kesalahan, mereka mencemooh saya.”

“Tapi mereka berhak. Mereka membayar tiket yang sangat mahal untuk ini. Saya tidak mengerti, tetapi saya di sini untuk terus meningkatkan diri dan selalu berjuang untuk tim ini dan untuk klub ini yang telah memberi saya begitu banyak,” katanya.

Pernyataan itu menggambarkan konflik batin seorang pemain bintang yang terbiasa menjadi idola, namun kini harus menerima tekanan besar dari publik sendiri. Di Real Madrid, standar memang selalu tinggi, dan kesabaran fans terkenal tipis—bahkan untuk pemain sekelas Vinicius.

Banyak pihak menilai kegagalan Vinicius meraih Ballon d'Or pada akhir 2024 menjadi titik balik yang memengaruhi performanya.

Sejak saat itu, kontribusinya di lapangan dinilai tidak seimpresif musim-musim sebelumnya. Vinicius pun tidak menampik bahwa setahun terakhir berjalan berat baginya.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak terhadap berbagai rumor, termasuk anggapan bahwa ia memiliki peran dalam kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih. Menurutnya, satu-satunya jawaban yang bisa ia berikan adalah lewat kerja keras di lapangan.

 

Editor : Arief
#Real Madrid #vinicius junior