Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sudah Diberi Penyertaan Modal Rp20 Miliar, Tapi Distribusi Air Bersih Belum Optimal! DPRD Balangan Panggil Manajemen PTAM Sanggam Balangan

M Dirga • Rabu, 21 Januari 2026 | 13:03 WIB
PENGADUAN MASYARAKAT: Komisi III DPRD Balangan memanggil manajemen PTAM Sanggam Balangan terkait distribusi air bersih belum optimal dan penyertaan modal Rp20 miliar.
PENGADUAN MASYARAKAT: Komisi III DPRD Balangan memanggil manajemen PTAM Sanggam Balangan terkait distribusi air bersih belum optimal dan penyertaan modal Rp20 miliar.

PARINGIN – Keluhan masyarakat soal layanan air bersih di Kabupaten Balangan memantik reaksi DPRD.

Komisi III DPRD Balangan memanggil manajemen PT Air Minum Sanggam atau PTAM Sanggam Balangan dalam rapat kerja, Selasa (20/1/2026).

Pemanggilan tersebut untuk meminta penjelasan kinerja pelayanan PDAM, sekaligus klarifikasi pemanfaatan dana penyertaan modal sebesar Rp20 miliar yang bersumber dari APBD.

DPRD juga menyoroti distribusi dan kualitas air bersih yang dinilai belum optimal di sejumlah wilayah.

Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafis Anshari mengatakan aduan masyarakat terkait air bersih masih terus diterima.

Kondisi ini dinilai serius, karena menyangkut kebutuhan dasar warga.

“Ini yang kemudian kami tindak lanjuti dengan memanggil PTAM agar ada penjelasan yang jelas dan terbuka,” ujar Hafis.

Politisi PKS itu menegaskan, penyertaan modal Rp20 miliar harus berdampak langsung pada peningkatan pelayanan.

DPRD berkepentingan memastikan dana publik tersebut dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran.

“Penyertaan modal Rp20 miliar ini menjadi perhatian publik. Maka kami perlu memastikan ke mana arahnya, dan bagaimana dampaknya terhadap pelayanan air bersih,” katanya.

Ia menekankan, perusahaan daerah harus tetap menempatkan pelayanan sebagai prioritas utama.

DPRD, lanjutnya, akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pengelolaan keuangan dan kebijakan perusahaan berjalan sesuai tujuan awal.

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PTAM Sanggam Balangan, Arie Widodo menegaskan dana penyertaan modal Rp20 miliar hingga kini masih utuh dan tersimpan di rekening perusahaan, termasuk bunga yang dihasilkan.

“Belum direalisasikan ke kegiatan fisik, karena kami masih menunggu perencanaan teknis dan melengkapi aspek regulasi agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.

Arie menyebut manajemen memilih bersikap hati-hati agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran, dan memberi manfaat jangka panjang.

Saat ini, PTAM masih menyelesaikan tahapan perencanaan dan studi kelayakan.

Meski belum direalisasikan, ia memastikan arah pemanfaatan dana telah disiapkan.

Fokusnya pada peningkatan kapasitas pelayanan, perbaikan tekanan dan kontinuitas aliran air, serta perluasan jaringan ke wilayah yang selama ini belum terlayani optimal.

“Salah satu rencana kami adalah pembangunan jalur pipa alternatif atau jalur dua. Ini untuk mengantisipasi jika terjadi kerusakan pada pipa utama agar distribusi air tidak terhenti terlalu lama,” jelas Arie.

Selain itu, PTAM juga mengkaji pemanfaatan sumber air dari kawasan pegunungan dengan sistem gravitasi untuk mengurangi ketergantungan pada pompa dan menekan biaya operasional.

Sebagai langkah jangka pendek, PTAM tetap mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah terdampak gangguan jaringan.

“Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami berupaya agar pelayanan tetap berjalan meskipun masih ada keterbatasan di lapangan,” katanya.

DPRD Balangan berharap rencana yang disampaikan manajemen PTAM segera diwujudkan secara konkret.

Dewan menegaskan akan terus mengawal kinerja perusahaan daerah agar penyertaan modal benar-benar berdampak pada peningkatan layanan air bersih bagi masyarakat.

Editor : Eddy Hardiyanto
#PTAM Sanggam Balangan #penyertaan modal #DPRD Balangan #distribusi air bersih