BANJARBARU - Ada yang berbeda dalam penyaluran bantuan untuk warga terdampak banjir di Desa Paku Alam, Kabupaten Banjar.
Menindaklanjuti instruksi Gubernur Kalsel, H Muhidin, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalsel tak sekadar menyampaikan logistik, tapi tak ketinggalan pula menyalurkan ikan segar.
Bantuan protein hewani disalurkan untuk memastikan ketahanan pangan dan kesehatan warga tetap stabil selama masa tanggap darurat bencana.
Kepala Dislutkan Kalsel, Rusdi Hartono menyebut pemenuhan gizi tidak boleh terabaikan, meski dalam situasi darurat.
"Pemenuhan gizi harus tetap diperhatikan. Ikan segar kami salurkan agar warga tetap mendapatkan protein hewani yang baik untuk menjaga kesehatan,” kata Rusdi.
Lebih dari itu, kehadiran jajaran birokrasi di Pemprov Kalsel ikut membersamai warga terdampak banjir.
Kehadiran di titik krusial bencana diharapkan dapat membesarkan hati warga dan meringankan beban psikologis mereka.
"Atas perintah dan arahan Gubernur Kalsel H Muhidin, kami turun ke lapangan. Memastikan warga tidak sendiri menghadapi bencana. Sekaligus membantu mereka memenuhi kebituhan dasar sehari-hari," ucapnya.
Editor : Fauzan Ridhani