PARINGIN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan melalui Panitia Khusus (Pansus) I menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) sebagai bagian dari tahapan penyusunan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Paringin, Senin (19/1/2026).
Forum ini digelar untuk menghimpun pandangan dan masukan dari berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah daerah hingga perwakilan masyarakat, sebelum pembahasan raperda dilanjutkan ke tahap berikutnya. DPRD menilai partisipasi publik menjadi bagian penting agar regulasi yang disusun tidak hanya sesuai aturan, tetapi juga menjawab kebutuhan di lapangan.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Balangan, Syahbudin, mengatakan RDPU menjadi ruang dialog awal dalam memastikan substansi raperda telah melalui kajian yang matang. Menurutnya, masukan yang disampaikan akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum raperda dibahas lebih lanjut.
Empat raperda yang dibahas dalam RDPU tersebut meliputi Raperda Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui bantuan pendidikan, Raperda Perubahan Kedua atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa, serta Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.
Syahbudin menyampaikan, dari keempat raperda tersebut, pembahasan Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren berlangsung cukup dinamis. Sejumlah perwakilan pesantren dari delapan kecamatan hadir dan menyampaikan aspirasi serta pandangan langsung terkait substansi regulasi yang tengah disusun.
“Harapan kami, raperda ini terus dikaji dan dibenahi, kemudian disesuaikan dengan regulasi dan aturan di atasnya, agar penyelesaiannya dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Melalui RDPU ini, DPRD Balangan menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap raperda yang masuk Propemperda 2026 benar-benar disusun secara komprehensif. Regulasi yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi desa, maupun dukungan terhadap pendidikan keagamaan di Kabupaten Balangan.
Editor : Muhammad Rizky