KOTABARU – Peringatan HUT ke-46 Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS.PI) Kera Sakti di Kotabaru berlangsung spektakuler dan menyedot perhatian publik.
Acara yang digelar Ranting Pulau Laut Utara ini menampilkan rangkaian atraksi ekstrem yang membuat penonton terpukau.
Ratusan pendekar dan siswa se-Cabang Kotabaru turut ambil bagian dalam perayaan yang sarat nuansa persaudaraan tersebut.
Diawali dengan prosesi sakral pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, sorotan utama berikutnya tertuju pada aksi-aksi ketangkasan yang menguji nyali.
Beragam atraksi tenaga dalam ditampilkan para pendekar.
Mulai dari membengkokkan besi hanya dengan kekuatan tubuh, hingga memecahkan tiga bata besar dalam satu kali pukulan.
Ketegangan mencapai puncaknya saat seorang pendekar melakukan atraksi rebahan di atas puluhan paku tajam.
Tak berhenti di situ, sebuah bata diletakkan di atas perutnya dan dihantam palu besar hingga hancur, membuat penonton menahan napas.
Sesepuh IKS.PI Kera Sakti Kotabaru, Mujianto menegaskan bahwa eksistensi IKS.PI di Kotabaru bukan sekadar unjuk kebolehan bela diri.
“Kami sudah masuk ke Kotabaru sejak era 90-an, dan resmi menjadi cabang pada 2006. Sejak saat itu, kami terus menyumbangkan medali melalui IPSI, baik di ajang Popda maupun Porprov,” terang Mujianto, didampingi Ketua Ranting Pulau Laut Utara Irnanda Setiawan dan Ketua Cabang Kotabaru Supardi Suwasono di sela acara, Minggu (18/1/2026) siang.
Ia juga menekankan peran aktif IKS.PI Kera Sakti dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Perguruan, kata dia, selalu siap terlibat dalam aksi sosial dan penanganan bencana.
“Kehadiran kami adalah untuk membangun daerah. Jika ada bencana atau agenda sosial, kami selalu siap berdonasi dan terjun langsung,” pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto