BANJARBARU – Pembangunan stadion bertaraf internasional di Banjarbaru mulai memasuki tahap persiapan pembebasan lahan.
Seluruh pemilik lahan di lokasi pembangunan telah dikumpulkan dan menyatakan kesediaan mereka untuk mendukung proyek strategis tersebut.
Lokasi yang dipilih berada di persimpangan Jalan Gubernur Syarkawi dan Jalan Lingkar Utara, berdekatan dengan Persemaian Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalsel, Ariadi Noor mengatakan, pengadaan lahan hingga proses pembangunan stadion telah dipersiapkan secara matang, termasuk dari sisi pendanaan. “Pengadaan lahan sampai pembangunan mungkin multi years, dananya sudah kita siapkan,” katanya.
Ia menjelaskan, kebutuhan lahan untuk pembangunan stadion internasional tersebut mencapai sekitar 28,76 hektare yang melibatkan 86 pemilik lahan.
Terkait pembebasan lahan, Ariadi menyebut hingga kini belum ada penetapan harga. Tahapan yang dilakukan baru sebatas komitmen kesediaan dari para pemilik lahan.
“Kalau tidak salah sekitar Rp1 triliun untuk pembangunannya, dan pembebasan lahannya sekitar Rp65 miliar. Mudah-mudahan angka ini cukup untuk menyelesaikan stadion jadi impian kita bersama,” harapnya.
Sementara itu, salah satu pemilik lahan, Gania, mengaku telah menandatangani komitmen dengan Pemprov Kalsel. Ia menilai pemaparan yang disampaikan pemerintah sudah cukup jelas dan menyeluruh. “Jadi kami untuk pemilik lahan masih setuju saja,” ucapnya.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief