Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah pencegahan guna mengantisipasi potensi penularan penyakit tersebut.
Imbauan ini disampaikan sebagai tindak lanjut atas surat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 400.7.8.3/0077/DINKES/2026 tertanggal 12 Januari 2026 tentang Pemberitahuan Kewaspadaan Dini Kasus Influenza A (H3N2 Subclade K), yang ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten HSS, Salahuddin, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Daru Priyanto, menegaskan bahwa kondisi di HSS masih terkendali, namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan sebagai langkah antisipasi.
“Sampai saat ini di Kabupaten Hulu Sungai Selatan belum ditemukan kasus influenza dengan virulensi tinggi, namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan sebagai langkah antisipasi,” ujar Priyanto.
Ia menjelaskan, surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut meminta seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dini, penguatan surveilans penyakit, serta kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi potensi penularan influenza.
“Imbauan kewaspadaan ini merupakan tindak lanjut atas surat Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, agar daerah meningkatkan deteksi dini dan langkah pencegahan terhadap potensi penularan influenza,” tambah Priyanto.
Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan HSS mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, di antaranya menggunakan masker di tempat keramaian atau saat mengalami gejala flu, rutin mencuci tangan, serta menerapkan etika batuk dan bersin.
“Masyarakat diimbau tetap tenang, namun disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti menggunakan masker di keramaian, mencuci tangan, serta menjaga etika batuk dan bersin,” katanya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, batuk, sakit tenggorokan, nyeri otot, dan tubuh terasa sangat pegal.
“Jika mengalami gejala, masyarakat diharapkan segera beristirahat di rumah dan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) HSS juga mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, seperti bayi, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit penyerta yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi.
“Kelompok rentan perlu mendapatkan perlindungan lebih dengan membatasi kontak dan memastikan kondisi kesehatannya terpantau,” tambahnya.
Di akhir imbauan, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) HSS mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk hanya mengikuti informasi dari sumber resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan kepanikan,” pungkas Priyanto.
Editor : Sutrisno