AMUNTAI – Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Hulu Sungai Utara (HSU), Abdurrahman, meminta Balai Jalan Nasional (BJN) Kalimantan Selatan segera melakukan penanganan cepat terhadap kerusakan jalan nasional di wilayah Tapus Dalam.
Abdurrahman menjelaskan, kerusakan jalan tersebut berada di dua titik, yakni Kilometer (Km) 177 dan Km 178 arah Banjarmasin.
Ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional yang kewenangannya berada di bawah Balai Jalan Nasional Kalimantan Selatan yang berkedudukan di Banjarmasin.
“Kami sangat mengharapkan pihak BJN Kalimantan Selatan bertindak cepat dan tanggap dengan segera menutup lubang jalan menggunakan material batu bicros atau pecahan batu gunung. Material ini dinilai paling sesuai dengan kondisi jalan yang dialiri arus air deras dan dilintasi kendaraan bertonase besar,” ujar Abdurrahman pada media ini, Kamis (15/1/2026).
Selain penambalan jalan, ia juga mengusulkan pembuatan tanggul di sisi kiri dan kanan jalan menggunakan karung berisi pasir agar genangan air tidak kembali terjadi dan memperparah kondisi jalan.
Abdurrahman juga berharap Pemerintah Kabupaten HSU turut berperan aktif, antara lain dengan menerjunkan personel Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas serta memasang rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan.
Untuk mengurangi beban jalan, ia menyarankan agar sementara waktu kendaraan berat seperti truk trailer, truk kontainer, truk tangki BBM berkapasitas besar, dan kendaraan berat lainnya dialihkan melalui ruas jalan provinsi dan nasional yang melintasi Kabupaten Balangan dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Menurutnya, penanganan jalan tersebut harus dilakukan segera tanpa menunggu banjir surut, mengingat banjir di Tapus Dalam dapat berlangsung selama berbulan-bulan.
Kondisi tersebut dikhawatirkan akan memperparah kerusakan jalan dan mengganggu kelancaran transportasi akibat sistem buka tutup satu arah.
Abdurrahman menambahkan, penanganan di Km 177 telah dilakukan dengan mendatangkan satu truk batu bicros dari Desa Awang Bangkal, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, menggunakan biaya pribadi pada Senin sore lalu.
Sementara itu, lubang jalan di Km 178 telah ditutup menggunakan material pasir dan batu atas inisiatif Bupati HSU H Sahrujani.
Editor : Arif Subekti