Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Baunya Menyengat, Airnya Hitam, Sungai Kali Mati Martapura Tersumbat Sampah

M Fadlan Zakiri • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:28 WIB
JOROK: Tumpukan sampah rumah tangga dari Sungai Kali Mati, Martapura yang sempat menutup aliran air.
JOROK: Tumpukan sampah rumah tangga dari Sungai Kali Mati, Martapura yang sempat menutup aliran air.

MARTAPURA – Sungai Kali Mati di Kelurahan Murung Keraton, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, dipenuhi tumpukan sampah pasca banjir. Berbagai jenis limbah rumah tangga menutup hampir seluruh permukaan sungai, membuat aliran air nyaris tak terlihat.

Dari botol plastik, kantong kresek, sandal bekas, hingga perabot rumah tangga menumpuk di sepanjang aliran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan air menghitam dan menebarkan bau tak sedap.

Saking banyaknya, proses pembersihan yang turut melibatkan masyarakat, memakan waktu hampir setengah hari. “Sebelumnya sungai benar-benar tertutup sampah. Air hampir tidak kelihatan karena penuh plastik dan limbah rumah tangga. Setelah dibersihkan, alhamdulillah alirannya sudah terbuka,” ujar Lurah Murung Keraton, Johansyah, Selasa (13/1).

Membersihkan sungai ini, sebanyak 13 personel dikerahkan, terdiri dari lima aparat kelurahan dan delapan anggota Satlinmas. Mereka menyisir aliran sungai dan mengangkat berbagai jenis sampah yang menyumbat. Dari hasil kerja bakti, terkumpul sekitar 30 kantong plastik besar berisi sampah, yang kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terdekat.

Pembersihan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar sungai tidak kembali tersumbat dan memicu banjir susulan. Lokasi Kali Mati yang berdampingan dengan pasar dan permukiman padat penduduk membuat kondisi sungai sangat krusial.

“Kondisi setelah dibersihkan ini yang kami harapkan bisa dipertahankan. Jangan sampai sungai yang sudah bersih kembali dipenuhi sampah,” tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab bersama. Sungai bersih bukan hanya soal keindahan, tapi juga mencegah banjir dan penyakit,” tekannya.

Salah satu warga yang ikut membersihkan sungai, Rahman mengaku prihatin dengan kondisi Kali Mati sebelum dibersihkan. “Setiap hari lewat sini baunya menyengat, airnya hitam karena penuh sampah. Kalau hujan kami khawatir meluap ke jalan. Sekarang sudah bersih, semoga warga sadar dan tidak buang sampah lagi,” ucapnya. 

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Banjar #Sungai