PELAIHARI - Kabar gembira bagi pelajar kurang mampu di Kabupaten Tanah Laut (Tala), yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) tengah mempersiapkan pembukaan pendaftaran beasiswa tahun 2026.
Program beasiswa tersebut bernama Satu Desa Satu Lulusan Pendidikan Tinggi, yang merupakan janji politik Bupati, Rahmat Trianto bersama Wakil Bupati, Muhammad Zazuli saat kampanye lalu.
Plt Kepala Bagian Kesra Setda Tala, Ikhwansyah, mengatakan bahwa program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala). Pada pekan ini, Pemkab Tala akan membentuk tim seleksi yang ditunjuk langsung oleh Bupati dan diketuai oleh Wakil Bupati.
“Setelah pembentukan tim seleksi, kami akan menyusun petunjuk teknis pelaksanaan. Pada minggu keempat Januari, sosialisasi akan dilakukan ke seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Tala,” ujar Ikhwansyah, Selasa (13/1/2026).
Pendaftaran beasiswa direncanakan dibuka pada Februari 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs Politala dengan jalur mandiri pada menu Satu Desa Satu Lulusan Pendidikan Tinggi, disertai persyaratan sesuai petunjuk teknis.
Program ini menargetkan kuota sebanyak 135 mahasiswa, sesuai dengan jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Tala.
Adapun persyaratan utama antara lain calon pendaftar harus berdomisili minimal dua tahun di Kabupaten Tala yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga atau surat keterangan domisili. Selain itu, pendaftar merupakan lulusan SMA/sederajat yang maksimal lulus dalam dua tahun terakhir, yakni lulusan tahun 2024 hingga 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 95 Tahun 2025, program ini diperuntukkan bagi masyarakat pada desil 1 hingga desil 4. Oleh karena itu, tim seleksi akan bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Tala untuk memverifikasi tingkat kesejahteraan calon penerima beasiswa.
"Tim seleksi nantinya terdiri dari unsur akademisi Politala, Sekretariat Daerah, Dinsos, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), camat, Bapperida, serta Inspektorat," paparnya.
Selain mendapatkan pembiayaan pendidikan, mahasiswa terpilih juga akan menerima bantuan biaya hidup, meliputi tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari selama menempuh pendidikan.
Editor : M Oscar Fraby