Layanan tersebut diberikan langsung di wilayah terdampak tanpa harus mendatangi kantor dinas.
Melalui program jemput bola, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Balangan mencetak ribuan dokumen kependudukan bagi warga terdampak banjir.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Balangan, Aspariah, mengatakan layanan tersebut difokuskan untuk membantu warga yang dokumen kependudukannya rusak atau hilang saat banjir melanda permukiman.
“Dokumen ini sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari warga. Karena itu kami hadir langsung agar masyarakat tidak terbebani harus mengurus ke kantor di tengah kondisi pemulihan pascabencana,” ujarnya, Selasa (13/1).
Dokumen kependudukan yang diterbitkan meliputi Kartu Keluarga, KTP elektronik, Kartu Identitas Anak, serta akta kelahiran. Total dokumen yang dicetak sebanyak 3.060 dokumen, terdiri dari 770 Kartu Keluarga, 1.402 KTP, 261 KIA, dan 627 akta kelahiran.
Pencetakan dokumen dilakukan secara kolektif berdasarkan data kebutuhan warga di desa terdampak. Selanjutnya, dokumen tersebut diserahkan melalui pemerintah desa untuk dibagikan langsung kepada pemiliknya.
Penyerahan dilakukan kepada kepala desa di Desa Sungsum, Gunung Batu, dan Desa Juuh. Pola tersebut dipilih untuk memastikan pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran.
Aspariah menjelaskan, pelaksanaan layanan jemput bola ini dilakukan dengan koordinasi bersama Camat Tebing Tinggi, pemerintah desa, serta aparat keamanan setempat agar proses penyaluran dokumen berjalan lancar.
Menurutnya, selain mempercepat pemulihan administrasi warga, layanan tersebut juga bertujuan memastikan masyarakat tetap dapat mengakses berbagai layanan publik.
“Dokumen kependudukan ini dibutuhkan untuk bantuan sosial, pendidikan, layanan kesehatan, dan keperluan administrasi lainnya. Kami berharap ini bisa meringankan beban warga pascabencana,” katanya.
Editor : Sutrisno