Namun, kebanggaan tersebut justru beriring dengan rasa kecewa setelah kepulangannya ke Banua tidak mendapat sambutan dari pemerintah daerah.
Atlet kelahiran Banjarmasin, 17 Agustus 2000 itu sukses mempersembahkan dua medali emas bagi Indonesia dari nomor 200 meter dan 500 meter 22 crew mix.
Tak hanya itu, Nadia juga menambah koleksi prestasinya dengan dua medali perak dari nomor 200 meter dan 500 meter 12 crew putri.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga dengan pencapaian ini. Persaingan di SEA Games sangat ketat karena semua negara menurunkan atlet terbaiknya, dan bisa finis terdepan tentu menjadi kebanggaan tersendiri,” ujar Nadia saat diwawancarai, Senin (12/1/2026).
Ia menjelaskan, sistem perlombaan di SEA Games kali ini menjadi tantangan tersendiri. Setiap nomor mempertandingkan dua ronde, dengan akumulasi waktu dari kedua race menjadi penentu juara.
“Artinya, kami harus tampil maksimal dan konsisten di setiap round. Tidak boleh lengah, karena satu kesalahan bisa berpengaruh besar pada hasil akhir,” jelasnya.
Berbekal pengalaman dan capaian tersebut, Nadia menatap target yang lebih tinggi. Ia berharap bisa terus tampil di ajang multievent internasional, seperti Asian Beach Games dan Asian Games.
“Kuncinya tetap latihan maksimal dan disiplin. Itu yang akan menunjang performa ke depan,” tegasnya.
Sayangnya, kebahagiaan atas prestasi internasional tersebut tidak sepenuhnya dirasakan. Nadia mengaku kecewa karena kepulangannya ke Kalimantan Selatan tidak disambut sebagaimana atlet-atlet dari provinsi lain.
“Saya sudah kembali ke Kalsel, tapi tidak ada penyambutan sama sekali. Jujur saya merasa kecewa dan sedikit iri melihat teman-teman atlet Pelatnas dari daerah lain. Mereka biasanya disambut dan diapresiasi dengan sangat baik, bahkan ada bonus,” ungkapnya.
Pengalaman ini bukan yang pertama kali dialami Nadia. Saat membela Indonesia di Asian Games Hangzhou 2023 dan meraih tiga medali perak dari nomor dragon boat, ia juga mengaku tidak mendapatkan bentuk apresiasi dari pemerintah daerah.
“Saya berharap ke depan pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan atlet-atlet berprestasi, apalagi yang sudah berjuang hingga level internasional. Perhatian dan apresiasi itu sangat penting untuk menumbuhkan semangat atlet daerah agar terus berprestasi,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno