Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ibu UMKM Banjarmasin Lolos ke Final Nasional “Cerita Rasa”

M Oscar Fraby • Minggu, 11 Januari 2026 | 20:54 WIB
Susilawati, Khairiyani, Karmila Sari asal Banjarmasin berhasil meraih gelar juara mewakili Pulau Kalimantan dan akan melanjutkan kompetisi di Jakarta bulan Februari mendatang.
Susilawati, Khairiyani, Karmila Sari asal Banjarmasin berhasil meraih gelar juara mewakili Pulau Kalimantan dan akan melanjutkan kompetisi di Jakarta bulan Februari mendatang.

BANJARMASIN – Kelompok ibu mitra UMKM asal Banjarmasin Barat, Tengah, dan Selatan berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos sebagai pemenang tingkat regional dalam kompetisi memasak kuliner lokal bertajuk “Cerita Rasa” yang digelar Amartha Financial. Keberhasilan ini sekaligus memastikan Kalimantan Selatan memiliki wakil yang akan tampil di babak final nasional di Jakarta.

Kompetisi yang diikuti lebih dari 1.000 ibu mitra UMKM binaan Amartha dari berbagai daerah ini mengangkat 81 cerita rasa dari dapur rumah tangga. Di tingkat regional Kalimantan, lima kelompok ibu mitra dari Kalbar, Kaltim, dan Kalsel bersaing menampilkan kuliner khas daerah masing-masing.

Kelompok asal Banjarmasin tampil menonjol dengan sajian ketupat kandangan, ikan patin beetup, tumis pakis pedas, iwak haruan, dan oseng rimis. Hidangan tersebut dinilai paling kuat merepresentasikan kekayaan pangan lokal sekaligus menghadirkan kisah tentang tradisi, kebersamaan, dan daya juang para ibu.

“Bagi kami, pangan lokal itu dekat dengan keseharian. Kami memasak dengan bahan sederhana dari alam sekitar, menjaga cita rasa keluarga agar terus berlanjut dari generasi ke generasi,” ujar Khairiyani, peserta asal Banjarmasin Tengah.

Chief Funding Officer Amartha, Julie Fauzie, menegaskan kompetisi ini bukan sekadar lomba memasak, melainkan upaya merawat pangan lokal dan memperkuat peran UMKM perempuan dalam ekonomi daerah. “Pangan lokal adalah bagian dari kehidupan. Dari dapur, para ibu menjaga tradisi sekaligus membuka jalan kesejahteraan bagi keluarga dan komunitas,” katanya.

Puncak kompetisi akan digelar di Jakarta dalam rangkaian peluncuran produk Amartha Prosper. Para finalis dari berbagai provinsi akan berkompetisi di hadapan juri utama dan calon investor. Selain menampilkan kemampuan kuliner, ajang ini juga memperkuat narasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan keberlanjutan budaya kuliner lokal.

Amartha mencatat hingga 2025 telah menyalurkan lebih dari Rp35 triliun modal usaha kepada 3,3 juta UMKM perempuan di Indonesia. Dukungan ini diharapkan mampu menjaga tradisi pangan lokal tetap hidup sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi keluarga dan komunitas.

Editor : M Oscar Fraby
#jakarta #UMKM #Indonesia