Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Wapres Gibran ke Sungai Tabuk, Janji Pada Warga Terdampak Banjir Akan Perbaiki Rumah

M Fadlan Zakiri • Jumat, 9 Januari 2026 | 08:42 WIB
PENINJAUAN: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyusuri genangan banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026).
PENINJAUAN: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyusuri genangan banjir di Desa Sungai Tabuk Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (8/1/2026).

MARTAPURA -Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menepati janjinya turun langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1).

Dalam kunjungannya itu, Gibran menjanjikan seluruh rumah warga yang rusak akibat banjir akan diperbaiki oleh pemerintah. “Pokoknya nanti semua rumah yang rusak akibat banjir akan kita perbaiki. Jadi tolong didata betul-betul supaya seluruh warga terdampak bisa mendapat bantuan,” tegas Gibran di hadapan para pengungsi.

Kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu disambut antusias warga. Sejak pagi, ratusan masyarakat memadati posko pengungsian di Desa Sungai Tabuk Keramat. Usai meninjau lokasi pengungsian, Gibran menembus genangan air bersama sejumlah pejabat Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar.

Mengenakan sepatu boots hitam, dia menyusuri gang permukiman yang masih terendam air berwarna cokelat. Tak hanya meninjau, Gibran juga berinteraksi langsung dengan warga. Ia mendengarkan keluhan pengungsi, mulai dari kondisi rumah yang rusak hingga penyakit gatal-gatal yang mulai menyerang akibat genangan banjir.

Dalam kesempatan itu, Gibran turut menyaksikan proses evakuasi warga menggunakan perahu karet. “Saya berpesan kepada kepala daerah, tolong warga pengungsi, terutama anak-anak dan lansia diperhatikan, mulai dari makanan sampai kesehatan mereka,” tekan Gibran.

Usai meninjau sejumlah titik banjir, Gibran menegaskan wilayah Sungai Tabuk membutuhkan perhatian khusus. “Kita sudah meninjau, saya rasa ini memang harus ada atensi khusus. Nanti kita kebut pemulihannya,” pungkasnya.

Pemerintah daerah pun dimintanya segera melakukan pendataan secara detail terhadap seluruh warga terdampak, sebagai dasar penyaluran bantuan dan perbaikan rumah secara menyeluruh.

Pesan tersebut langsung direspons Gubernur Kalsel, Muhidin yang berdiri di sampingnya. Ia menyatakan siap menjalankan instruksi Wapres. “Kalau tidak masuk data di pusat, biar nanti kami yang memperbaikinya,” janji Muhidin.

Sebelum ke lokasi banjir di Kabupaten Banjar, Gibran lebih dulu ke Kabupaten Balangan usai mendarat di Bandara Syamsudin Noor pagi hari. Tiba sekitar pukul 11.00 Wita setelah transit di Bandara Warukin, Tabalong, dia langsung ke Desa Juuh, Balangan.

Gibran datang bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsdya TNI Mohammad Syafii, Ketua Badan Amil Zakat Nasional Noor Achmad, Plt. Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, dan Staf Khusus Wakil Presiden Achmad Adhitya.

Begitu turun dari kendaraan, Gibran langsung disambut warga yang telah menunggunya. Bahkan, sejumlah warga mendekat untuk mengabadikan momen dengan berfoto bersama. Sambutan hangat tersebut memberi kesan tersendiri, seolah menjadi penyemangat baru bagi warga yang masih berupaya bangkit pascabencana.

Dalam kunjungannya di sini, Wapres meninjau sejumlah titik terdampak banjir bandang. Di antaranya SDN Juuh, yang sempat terendam dan kini dalam proses pembersihan, serta permukiman warga di bantaran sungai. Gibran juga melihat langsung kondisi lingkungan sekitar dan aktivitas pemulihan yang tengah berlangsung.

Kunjungannya difokuskan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Termasuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga hunian sementara.

“Hari ini saya ke Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, untuk memastikan penanganan bencana di lapangan berjalan cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen mengawal penanganan pascabencana tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi hingga proses pemulihan berjalan menyeluruh. “Sampai masyarakat benar-benar bisa kembali beraktivitas secara aman dan normal,” tegasnya.

Kehadiran Wakil Presiden diakui warga memberi dampak psikologis. “Alhamdulillah, kami sangat senang. Tidak pernah kampung kami kedatangan Wakil Presiden. Kunjungan ini memberi semangat bagi warga untuk bangkit,” ujar Aris Setiawan, warga desa Juuh, Tebing Tinggi.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Banjir #gibran rakabuming raka #warga #rumah #Banjar