KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menegaskan komitmennya dalam menggali dan mengoptimalkan berbagai potensi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menggerakkan roda ekonomi lokal.
Komitmen ini ditunjukkan secara nyata melalui agenda peninjauan lapangan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Suriani, di Kampung Haruan, Desa Asam, Kecamatan Sungai Raya, pada Rabu (7/1/2025).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Bupati tidak sendirian. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten HSS Lutfiana, beserta jajaran staf dari Bidang Perikanan dan Kepala Desa Asam.
Kehadiran rombongan ini bertujuan untuk memantau secara mendalam bagaimana perkembangan potensi perikanan air tawar di wilayah tersebut, terutama komoditas ikan haruan atau ikan gabus yang menjadi unggulan.
Usai mengamati kondisi di lapangan, Suriani menyampaikan apresiasinya terhadap kekayaan alam yang dimiliki Desa Asam. Ia menilai bahwa Kampung Haruan memiliki prospek yang sangat besar untuk terus dikembangkan sebagai pusat perikanan daerah.
“Hari ini kami bersama Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan, Kepala Desa Asam, serta staf Bidang Perikanan meninjau langsung keberadaan Kampung Haruan. Kami melihat potensi besar ikan haruan dan ikan air tawar lainnya yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan hasil perikanan daerah,” jelas Suriani.
Lebih lanjut, wabup juga menitipkan pesan kepada jajaran pemerintah desa agar tidak berhenti berinovasi dalam meningkatkan produksi ikan.
Ia menekankan bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah desa adalah kunci agar potensi ini tidak hanya berhenti pada angka produksi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perbaikan ekonomi dan derajat kesehatan masyarakat melalui konsumsi protein ikan.
Senada dengan hal tersebut, Lutfiana, memaparkan latar belakang dari kawasan ini. Ia menjelaskan bahwa Desa Asam sebenarnya telah dicanangkan sebagai Desa Kampung Haruan sejak tahun 2021 silam.
Program ini fokus pada pengembangan ikan haruan karena spesies ini dikenal memiliki kandungan Albumin yang sangat tinggi, yakni zat yang sangat krusial bagi proses penyembuhan dan kesehatan tubuh manusia.
“Desa Asam memang telah dicanangkan sebagai Kampung Haruan sejak 2021. Potensi ini sangat besar, tidak hanya untuk produksi ikan konsumsi, tetapi juga untuk pengembangan produk kesehatan berbasis Albumen. Hari ini kami dapat mendampingi Bapak Wakil Bupati melihat langsung keberadaannya,” tutur Lutfiana.
Menutup keterangannya, Lutfiana berharap agar pengembangan Kampung Haruan ini bisa berjalan berkelanjutan sehingga produksi Albumin dapat memenuhi kebutuhan konsumsi ikan masyarakat secara luas.
Selain itu, terdapat visi besar untuk menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata tematik di masa depan. Konsep desa wisata ini diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi masyarakat luas sekaligus menjadi pilar baru dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan warga di Desa Asam.
Editor : Muhammad Rizky