Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Hampir Sepekan Jalan Trans Kalimantan di Kawasan Handil Bakti Tergenang! Warga Desak Pemerintah Bergerak Mengatasi

Maulana Radar Banjarmasin • Kamis, 8 Januari 2026 | 11:50 WIB
TERGENANG: Sudah sepekan Jalan Trans Kalimantan di Kawasan Handil Bakti terendam. Warga mendesak pemerintah segera mengeruk sungai dangkal.
TERGENANG: Sudah sepekan Jalan Trans Kalimantan di Kawasan Handil Bakti terendam. Warga mendesak pemerintah segera mengeruk sungai dangkal.

MARABAHAN – Hampir sepekan terakhir, ruas Jalan Trans Kalimantan di Kawasan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, masih tergenang air setinggi sekitar 40 sentimeter.

Genangan terjadi mulai dari kawasan Samsat Handil Bakti hingga Kompleks Dalem Sakti arah Kota Banjarmasin.

Air yang tak kunjung surut diduga dari sisa banjir.

Kondisi ini menghambat arus lalu lintas, terutama kendaraan roda dua.

Di lapangan, banyak sepeda motor mogok setelah nekat menerobos genangan.

Panjang jalan yang tergenang diperkirakan mencapai satu kilometer.

Genangan serupa juga terjadi di titik lain, tepatnya setelah SPBU Handil Bakti.

Untuk mengurai kemacetan, sejumlah Supeltas terlihat membantu mengatur lalu lintas, khususnya di sekitar kawasan Kompleks Keruwing.

Pemilik kios ponsel di sekitar lokasi, Arbainah (62) mengaku harus memarkir motornya jauh dari tempat usaha demi menghindari mogok.

"Daripada motor mogok atau rusak, lebih baik saya parkirkan di tempat tinggi. Walaupun capek dan berat, saya taruh dekat ritel di Kompleks Dalem Sakti," ujarnya.

Ia berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret.

Menurutnya, drainase yang baru dibangun belum berfungsi maksimal.

"Kalau memang berfungsi, air pasti mengalir. Ini malah tetap tergenang, bahkan semakin tinggi kalau hujan. Sungai juga harus dibenahi, terutama di muara dekat Terminal Handil Bakti, sepertinya sudah dangkal dan perlu dikeruk," harapnya.

Keluhan serupa disampaikan Hamdani (58), warga Keruwing.

Ia menilai pemerintah perlu bergerak cepat karena kondisi tersebut sudah mendesak.

"Pasti ada anggaran yang bisa digunakan. Ini sudah urgensi. Solusinya normalisasi anak sungai di sekitar permukiman yang terdampak genangan," ucapnya.

M Rahman (26) mengaku hampir setiap hari melihat motor mogok.

Bahkan pengendara terjatuh akibat genangan tersebut.

"Mudah-mudahan ada gerak cepat dari pemerintah terkait," pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#handil bakti #tergenang #Jalan Trans Kalimantan