KANDANGAN – Banjir yang merendam ruas Jalan Kandangan–Nagara, tepatnya di kawasan Tawar hingga Karang Rati, masih belum menunjukkan tanda-tanda surut hingga Kamis (8/1/2026).
Genangan air bahkan dilaporkan bertambah, membuat akses kendaraan roda dua lumpuh total.
Pantauan di lapangan menunjukkan debit air mengalami kenaikan.
Warga setempat, Mulyadi menyebut ketinggian air bertambah dibanding hari sebelumnya.
“Sampai saat ini, kedalaman air ada peningkatan sekitar satu jari. Jika cuaca panas terus-menerus, banjir biasanya surut dalam 10 hari. Namun, jika hujan kembali turun, genangan bisa bertahan hingga lebih dari 20 hari,” jelas Mulyadi.
Lumpuhnya akses jalan utama ini memicu antrean panjang kendaraan.
Untuk mengurai kepadatan, sejumlah instansi pemerintah bersama masyarakat terus menambah armada pengangkut.
Anggota BPBD Hulu Sungai Selatan (HSS), Dasuki mengatakan armada dikerahkan dari berbagai pihak.
“Untuk dari dinas, yang menurunkan armada pengangkut ini ada dari BPBD HSS, DISPERA KPLH HSS, serta Dinas PUPR HSS. Ditambah lagi ada dari masyarakat, itu dari unit PMK ASKUP dan unit pribadi milik masyarakat,” ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada warga.
“Adanya partisipasi aktif dari masyarakat yang turut menurunkan armada ini sangat membantu mengurai lonjakan pengendara yang diseberangkan,” tambah Dasuki.
Dengan armada tambahan berupa truk pasir, towing, hingga mobil pick-up, antrean kendaraan kini bisa ditekan.
Pengguna jalan diimbau tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan.
Editor : Eddy Hardiyanto