Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pascabanjir Balangan, DPRD Tekankan Mitigasi dan Penataan DAS

M Dirga • Rabu, 7 Januari 2026 | 14:11 WIB
Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj Linda Wati, menyampaikan sikap DPRD terkait penanganan dan mitigasi banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi.(M Dirga / Radar Banjarmasin)
Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj Linda Wati, menyampaikan sikap DPRD terkait penanganan dan mitigasi banjir bandang di Kecamatan Tebing Tinggi.(M Dirga / Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Peristiwa banjir bandang yang melanda Kabupaten Balangan mendapat perhatian serius dari DPRD Kabupaten Balangan. Selain penanganan darurat dan pemulihan, DPRD mendorong pemerintah daerah agar fokus pada langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Ketua DPRD Balangan, Linda Wati, menyampaikan empati mendalam kepada warga terdampak. Ia menegaskan, musibah tersebut telah memberi dampak luas terhadap kehidupan masyarakat.

“Kami turut prihatin atas bencana banjir bandang yang menimpa masyarakat. Dampaknya sangat terasa, baik bagi warga maupun aktivitas sehari-hari,” ujarnya, Rabu (7/1).

Menurut Linda, kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya menyasar rumah penduduk, tetapi juga infrastruktur pendukung seperti jalan, fasilitas umum, hingga sarana pelayanan masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat pemulihan ekonomi dan sosial jika tidak ditangani secara tepat.

Karena itu, DPRD Balangan meminta pemerintah daerah segera melakukan pendataan kerusakan secara detail dan akurat. Data tersebut dinilai krusial sebagai dasar penyusunan kebijakan lanjutan dan perencanaan pembangunan pascabencana.

“Kami mendorong pendataan dilakukan menyeluruh, mulai dari rumah warga, jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, hingga fasilitas umum lainnya,” katanya.

Lebih jauh, Linda menekankan bahwa penanganan banjir tidak cukup hanya pada tahap tanggap darurat. Ia menilai diperlukan langkah mitigasi yang terencana dan berkelanjutan untuk mengurangi risiko bencana ke depan.

“Normalisasi sungai, penguatan tanggul, serta penataan lingkungan dan Daerah Aliran Sungai harus menjadi perhatian bersama agar dampak bencana bisa diminimalisir,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD Balangan telah ikut berperan dalam upaya penanganan pascabencana, mulai dari penyaluran bantuan, pemantauan kondisi di lapangan, hingga koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

“Kami berharap sinergi semua pihak terus terjaga, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat bisa segera kembali beraktivitas secara normal,” tegas Linda.


Editor : Arif Subekti
#Banjir #dprd #tinggi #Balangan #tebing #Pascabanjir