RANTAU – BPBD Tapin menyiapkan bantuan air bersih bagi warga terdampak banjir di Desa Sawang, Kecamatan Tapin Selatan, dan Desa Masta, Kecamatan Bakarangan.
Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama air minum dan memasak, menyusul sulitnya akses air bersih selama banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Noor mengatakan pihaknya telah memasang delapan tandon air berkapasitas 1.200 liter di Desa Sawang, tepatnya di RT 10.
“Tandon air bersih sudah kami pasang khusus di RT 10 dengan kapasitas 1.200 liter, lengkap dengan dudukan tandon. Air ini disiapkan untuk kebutuhan rumah tangga, terutama air minum,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Ia menegaskan, air bersih tersebut tidak diperuntukkan untuk mandi.
“Kalau untuk mandi tentu tidak cukup. Ini kami fokuskan untuk air minum dan keperluan rumah tangga,” jelasnya.
Menurut Muhammad Noor, bantuan ini diberikan karena Desa Sawang mengalami kesulitan air bersih.
Terlebih saat banjir, air menjadi keruh dan tidak layak konsumsi.
Sementara di Desa Masta, BPBD Tapin juga menyiapkan bantuan serupa.
Wilayah ini telah lama terendam banjir, sehingga warga membutuhkan pasokan air bersih untuk memasak.
“Di Masta banjirnya cukup lama. Jadi kami siapkan air bersih untuk keperluan masak-memasak,” katanya.
BPBD Tapin akan berkoordinasi dengan PDAM untuk pengisian air ke tandon-tandon tersebut.
“Pengisian air nantinya akan kami koordinasikan dengan PDAM,” tambahnya.
Di Desa Masta, BPBD menyiapkan empat titik tandon air berkapasitas 1.200 liter.
Lokasi penempatan akan disesuaikan dengan arahan pemerintah desa setempat.
“Untuk titiknya, kami minta arahan dari pihak desa agar benar-benar tepat sasaran,” pungkas Muhammad Noor.
Editor : Eddy Hardiyanto