Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kondisi Pasar Kemakmuran Kotabaru Memprihatinkan, Tiang Keropos dan Rawan Ambruk

Jumain Radar Banjarmasin • Selasa, 6 Januari 2026 | 18:12 WIB
Kondisi Pasar Ikan di Komplek Pasar Kemakmuran Kotabaru, memprihatinkan, rawan roboh.
Kondisi Pasar Ikan di Komplek Pasar Kemakmuran Kotabaru, memprihatinkan, rawan roboh.

KOTABARU- Kondisi bangunan pasar ikan di kompleks Pasar Kemakmuran Kotabaru kian mengkhawatirkan. Infrastruktur pasar tampak rusak parah, bahkan mengancam keselamatan pedagang maupun pengunjung.

Sejumlah tiang penyangga bangunan mulai keropos dimakan usia, beberapa di antaranya telah patah.

Tak hanya itu, lantai kayu di area pasar juga banyak yang berlubang hingga menembus ke permukaan laut di bawahnya.

Perwakilan pedagang ikan, Harianto, mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret. Ia berharap ada solusi pembangunan kembali. Namun  dengan teknis relokasi yang matang.

“Harapan kami ada solusi dari pemerintah. Kalau mau dibangun ulang, tolong siapkan tempat di area belakang atau lokasi yang tidak jauh dari sini. Jangan sampai nelayan dan pedagang tidak bisa berjualan selama proses perbaikan,” tekannya, Selasa (6/1) sore.

Nawa, pedagang lain; mengaku miris melihat kondisi pasar yang seolah dibiarkan tanpa perbaikan selama hampir satu dekade.

“Beberapa hari lalu ada pedagang yang hampir tertimpa kayu dari atap karena sudah lapuk. Ini bukan cuma soal kenyamanan. Keselamatan nyawa pembeli juga taruhannya. Kami semua pedagang satu suara, tidak ada yang menolak perbaikan,” tegasnya.

Sementara, Kepala Diskoperindag Kotabaru, Risa Ahyani, menyatakan bahwa revitalisasi Pasar Kemakmuran telah menjadi prioritas utama pemkab. Saat ini, pihaknya tengah berupaya melobi pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat, perwakilan dewan akan ke kementerian untuk menanyakan sejauh mana proposal usulan. Kami memohon doa masyarakat agar anggaran dari APBN bisa disetujui di tahun 2026 ini, mengingat biaya pembangunannya sangat besar,” jelasnya.

Editor : M Oscar Fraby
#Kotabaru #apbn #Pasar