Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lelah Langganan Banjir, Warga Karang Bulan Kompak Bangun Ulang Langgar Secara Swadaya

M Padil Ihsan • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:24 WIB
BANGUN ULANG: Langgar Darul Abrar dibangun ulang oleh warga Desa Karang Bulan agar tidak terendam banjir lagi. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin)
BANGUN ULANG: Langgar Darul Abrar dibangun ulang oleh warga Desa Karang Bulan agar tidak terendam banjir lagi. (Foto: M. Padil Ihsan/Radar Banjarmasin)

KANDANGAN – Semangat kebersamaan warga Desa Karang Bulan, Kecamatan Kalumpang, dalam memperbaiki fasilitas ibadah patut diacungi jempol.

Langgar Darul Abrar, yang selama ini menjadi langganan banjir, kini tengah dalam proses pembangunan ulang agar lebih layak dan bebas dari genangan air.

Pembangunan yang berlokasi di RT 03 ini berdiri di atas tanah wakaf yang diberikan oleh salah seorang warga setempat. Hal ini menjadi bukti kuatnya kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan tempat ibadah di lingkungan mereka.

Ketua RT 03 Desa Karang Bulan, Kaspul Anwar, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik telah dimulai sejak usai Hari Raya Idul Fitri 2025.

Hingga awal tahun 2026, progres bangunan sudah menunjukkan hasil signifikan.

"Kami membangun ulang langgar supaya tidak terendam banjir lagi. Pembangunan sudah dimulai sejak setelah Idul Fitri tahun kemarin, dan sampai saat ini progresnya sudah sekitar 60%," jelas Kaspul.

Ada cerita menarik di balik proses pengerjaan langgar ini.

Selain didanai sepenuhnya secara swadaya melalui sumbangan warga dan aksi penggalangan dana di jalan raya, pihak pelaksana proyek atau pemborong juga turut memberikan kontribusi nyata.

Meski pengerjaan dilakukan dengan sistem borongan, pemegang proyek memberikan potongan harga khusus sebagai bentuk bantuan pribadi untuk mendukung percepatan pembangunan rumah Allah tersebut.

"Pembangunan langgar ini hasil kesepakatan seluruh warga dengan menggunakan dana full dari sumbangan warga desa dan hasil meminta sumbangan di jalan raya," kata Kaspul.

Ia juga mengapresiasi pihak pemborong yang bersedia memangkas biaya jasa pengerjaan demi kelancaran proyek ini.

Dengan sinergi antara wakaf tanah, dana swadaya warga, dan bantuan potongan harga dari pemborong, diharapkan Langgar Darul Abrar dapat segera rampung dan kembali digunakan untuk aktivitas ibadah jamaah tanpa perlu khawatir terendam banjir lagi.

Editor : Arif Subekti
#Banjir #hulu sungai selatan #HSS #langgar #Swadaya