Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Siapkan Langkah Strategis Untuk PAD, 2026 Ini Bappelitbang Tapin Susun Kajian Potensi Pajak Daerah

Rasidi Fadli • Selasa, 6 Januari 2026 | 10:20 WIB
LANGKAH STRATEGIS: Tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Tapin menyusun kajian rencana penggalian potensi pajak daerah. Foto Rasidi Fadli
LANGKAH STRATEGIS: Tahun 2026 ini Pemerintah Kabupaten Tapin menyusun kajian rencana penggalian potensi pajak daerah. Foto Rasidi Fadli

RANTAU – Pemerintah Kabupaten Tapin kembali menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Melalui Bappelitbang Tapin, kajian rencana penggalian potensi pajak daerah direncanakan mulai dilaksanakan pada 2026.

Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappelitbang Tapin, Mahdiati, mengatakan kajian tersebut difokuskan untuk memetakan potensi pajak daerah yang selama ini belum tergarap optimal.

Pelaksanaan kajian direncanakan mulai Februari atau awal Maret, dengan waktu pengerjaan sekitar tiga hingga empat bulan.

“Tujuan kajian ini untuk menggali dan memetakan potensi pajak di Tapin, sehingga ke depan bisa menjadi dasar peningkatan PAD,” ujar Mahdiati, Selasa (6/1/2026).

Dalam penyusunannya, Bappelitbang Tapin berencana melibatkan perguruan tinggi, yakni Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban) atau Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

"Terkait kampus mana yang akan digandeng, Mahdiati menyebut masih dalam tahap diskusi dan pematangan," jelasnya.

Selain akademisi, kajian ini juga akan melibatkan SKPD terkait, terutama perangkat daerah yang memiliki keterkaitan langsung dengan objek dan subjek pajak daerah, agar data yang dihasilkan komprehensif dan sesuai kondisi riil di lapangan.

"Yang jelasnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang paling utama dilibatkan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Tapin, Zainal Aqli, menyambut baik rencana kajian tersebut. Ia mengapresiasi sinergi Bappelitbang dalam mendukung upaya peningkatan pendapatan daerah.

“Kami berterima kasih kepada Bappelitbang, karena tahun ini kami memiliki target. Kajian ini penting sebagai dasar pemikiran dalam penyusunan anggaran secara teknokratik,” ujarnya.

Menurut Zainal, selama ini penetapan target pajak masih banyak didasarkan pada tren. Dengan adanya kajian potensi, proyeksi penerimaan pajak dapat dilakukan lebih terukur dan berbasis data.

“Dengan kajian ini, potensi-potensi pajak yang bisa ditarik menjadi lebih jelas. Mana yang bisa diaktifkan, mana yang berpotensi untuk ditagih dan dijadikan target realisasi,” jelasnya.

Ia berharap hasil kajian nantinya dapat menjadi bahan masukan bagi Bapenda untuk berinovasi dalam menggali pendapatan daerah, sekaligus menjadi dasar penetapan target PAD yang realistis namun tetap optimal.

“Mudah-mudahan kajian ini bisa memberi kami bahan untuk berinovasi dan menjadi target yang benar-benar bisa dicapai,” ucap Zainal.

Editor : Arif Subekti
#strategi #Tapin #daerah #langkah #asli #pendapatan