Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sekolah Banyak Rusak Diterjang Banjir Bandang! Disdikbud Balangan Prioritaskan Pemulihan Pendidikan

M Dirga • Senin, 5 Januari 2026 | 15:19 WIB
SEKOLAH BANYAK RUSAK: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan Abiji menjelaskan program pemulihan sektor pendidikan pascabanjir.
SEKOLAH BANYAK RUSAK: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan Abiji menjelaskan program pemulihan sektor pendidikan pascabanjir.

PARINGIN – Pemerintah Kabupaten Balangan memprioritaskan pemulihan sektor pendidikan pascabanjir dan banjir bandang.

Langkah ini dilakukan dengan menyalurkan bantuan seragam sekolah bagi pelajar terdampak, serta melakukan perbaikan fasilitas pendidikan yang rusak akibat bencana.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Balangan, H Abiji mengatakan pendataan peserta didik terdampak telah rampung di seluruh wilayah.

Dari hasil pendataan, tercatat 1.976 pelajar terdampak banjir dan banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Pendataan ini menjadi dasar kami untuk menyiapkan langkah konkret agar peserta didik tetap bisa mengikuti pembelajaran tanpa terkendala kebutuhan dasar sekolah,” ujar Abiji, Senin (5/1/2026).

Seiring pendataan tersebut, Disdikbud Balangan sebelumnya juga telah memberikan dispensasi kepada sekolah-sekolah terdampak untuk menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran pada awal semester genap.

Kebijakan ini mempertimbangkan kondisi peserta didik serta kesiapan sarana dan prasarana sekolah.

Abiji menjelaskan, sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat terendam banjir, terutama sekolah nonbeton.

Kerusakan yang ditemukan meliputi meja dan kursi belajar, lantai dan papan bangunan, hingga fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya.

Selain menyalurkan bantuan seragam, pemerintah daerah juga menyiapkan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.

Banjir diketahui merendam 13 sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama.

Satuan pendidikan yang paling banyak terdampak berada di jenjang taman kanak-kanak, dengan jumlah sekitar 35 sekolah.

“Seluruh kebutuhan, baik untuk penyediaan seragam siswa maupun perbaikan fasilitas pendidikan, telah kami susun dalam Rencana Anggaran Biaya,” jelas Abiji.

Untuk mendukung percepatan pemulihan, Disdikbud Balangan merencanakan penggunaan dana darurat APBD Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2026.

Saat ini, koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan.

“Hari ini, dijadwalkan pembahasan anggaran. Kami berharap prosesnya berjalan lancar agar bantuan segera disalurkan kepada sekolah dan peserta didik terdampak,” tambahnya.

Pemkab Balangan menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam masa transisi pascabencana.

Upaya ini diharapkan dapat mempercepat kembalinya aktivitas belajar mengajar sekaligus meringankan beban pelajar dan orang tua yang terdampak banjir.

 

Editor : Eddy Hardiyanto
#banjir bandang #sekolah banyak rusak #Disdikbud Balangan