Penutupan posko ini menandai berakhirnya periode libur panjang sekaligus rangkuman kinerja layanan kebandarudaraan selama tiga pekan terakhir.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, menyampaikan bahwa selama 21 hari operasional posko, jumlah penumpang yang terlayani hampir tembus 200 ribu orang.
“Terhitung sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, bandara ini melayani total 198.699 penumpang,” ungkapnya saat apel penutupan posko di Exhibition Hall Kedatangan Domestik.
Ia menekankan bahwa selama 21 hari digelar, seluruh operasional di Bandara Internasional Syamsudin Noor berjalan dengan lancar dan zero accident.
Selain jumlah penumpang, aktivitas penerbangan juga tercatat cukup tinggi dengan melayani sebanyak 1.667 pergerakan pesawat.
Tak hanya angkutan penumpang, distribusi kargo juga berjalan optimal. Tercatat sebanyak 1.569 ton kargo didistribusikan melalui bandara kebanggaan Banua ini. “Untuk rute tujuan favorit masih didominasi Jakarta (CGK),” bebernya.
Millyas mengapresiasi seluruh petugas posko, baik dari internal InJourney Airports maupun para stakeholder terkait, seperti TNI, Polri, Basarnas, Imigrasi, maskapai, hingga ground handling, yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan selama periode Nataru.
“Secara umum, kami sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan para pengguna jasa sepanjang periode libur panjang ini,” katanya.
Ke depan, pihaknya memastikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kebandarudaraan, dengan menghadirkan fasilitas yang memadai serta petugas bandara yang profesional dan ramah.
“Dengan sepenuh hati kami siap memberikan customer journey yang berkesan kepada seluruh pengguna jasa bandara,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno