Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pecahkan Rekor MURI 100 Ribu Porsi Daging Masak Habang, Gubernur Kalsel : Simbol Kebersamaan, Perkenalkan Potensi Budaya, Serta Kuliner Khas Daerah

admin • Senin, 5 Januari 2026 | 05:25 WIB
REKOR MURI:Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman, serta Bupati Batola, H Bahrul Ilmi dan konten kreator nasional, Bobon Santoso memasak 100 porsi daging masak habang.
REKOR MURI:Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman, serta Bupati Batola, H Bahrul Ilmi dan konten kreator nasional, Bobon Santoso memasak 100 porsi daging masak habang.

‎MARABAHAN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang ke-66, Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, H Muhidin dan H Hasnuryadi Sulaiman mengapresiasi atas berhasilnya memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan menyajikan 100 ribu porsi hidangan khas daging masak habang yang berlangsung meriah di Lapangan 5 Desember, Marabahan, pada Minggu (4/1/2026) siang.

Sajian daging masak habang yang merupakan salah satu kuliner tradisional Kalsel, disiapkan secara masal dalam jumlah yang luar biasa. Masakan ini terkenal dengan cita rasanya yang khas, menjadi jantung acara dan menggambarkan kekayaan kuliner daerah.

Chef dan kreator kuliner nasional, Bobon Santoso bertindak sebagai koordinator masak besar ini, yang melibatkan partisipasi langsung dari warga Batola. Terlihat Muhidin beserta istri, Fathul Jannah memegang panci berisi daging yang dimasukan ke wajan besar, disusul oleh Wagub Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman serta istri, drg Ellyana Trisya. Tak ketinggalan juga Bupati Bahrul Ilmi hingga pimpinan Forkopimda pun turun memasukan daging yang siap dimasak.

‎Kegiatan ini menjadi sejarah penting bagi Kabupaten Batola dan Kalsel. Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngaderi secara resmi menyerahkan penghargaan kepada H Muhidin yang disaksikan langsung oleh Bupati Batola, Bahrul Ilmi. Penganugerahan ini menandai suksesnya pemecahan rekor makan terbesar sejenis yang melibatkan masyarakat luas.

‎Dalam kesempatan itu, H Muhidin mengungkapkan acara ini tidak sekadar perayaan seremonial, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan upaya memperkenalkan potensi budaya serta kuliner khas daerah. ‎“Kegiatan ini menunjukkan bagaimana gotong royong masyarakat Batola bisa mengangkat identitas budaya kita ke level yang lebih tinggi,” ujar H Muhidin saat perayaan masak.

‎Menurut Gubernur, kegiatan semacam ini bukan hanya tentang mencatatkan rekor, tetapi lebih penting lagi untuk mempromosikan kuliner khas daerah ke tingkat nasional. ‎“Melalui acara ini, kita tidak hanya memperkenalkan daging masak habang, tetapi juga menegaskan bahwa Batola memiliki potensi besar dalam dunia kuliner dan budaya,” tegasnya.

Baca Juga: Rumah Warga Hangus Terbakar di Permukiman Padat Penduduk di Kotabaru

‎H Muhidin berharap Kabupaten Batola dapat terus maju dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kalsel secara keseluruhan.

‎Tema peringatan Hari Jadi Batola kali ini, “Merangkul Semua, Membangun Batola”, diangkat sebagai seruan untuk memperkuat persatuan dan kerja sama antar elemen masyarakat.

‎Bupati Batola, Bahrul Ilmi dalam sambutannya menyampaikan tema ini menggambarkan pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah yang lebih baik. ‎“Bersama-sama, kita harus mendorong Batola menjadi lebih maju, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan yang ada,” ujar Bahrul Ilmi.

Baca Juga: Laut Kotabaru Diguncang Gempa Dangkal Magnitudo 3,1

‎Bupati juga menyoroti tantangan anggaran yang dihadapi daerah akibat penurunan Transfer Ke Daerah (TKD) pada tahun 2026, yang tentunya berdampak pada kemampuan daerah dalam membangun infrastruktur dan fasilitas penting. Namun, meski demikian, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci dalam mengatasi tantangan tersebut.

‎Perayaan Hari Jadi Batola ke-66 juga dimeriahkan dengan penampilan grup musik NDX AKA, serta gempita musik yang semakin menambah semarak acara. Melalui rangkaian acara ini, Kabupaten Barito Kuala diharapkan dapat semakin dikenal, tidak hanya di Kalsel, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Editor : Fauzan Ridhani
#Marabahan #H Muhidin #Kabupaten Barito Kuala #muri #bobon santoso