Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tanggap Darurat Banjir Resmi Berakhir, Balangan Masuki Tahap Transisi Pemulihan

M Dirga • Minggu, 4 Januari 2026 | 13:46 WIB
Kalak BPBD Balangan H Rahmi saat melakukan peninjauan lokasi banjir di Kabupaten Balangan. (El untuk Radar Banjarmasin)
Kalak BPBD Balangan H Rahmi saat melakukan peninjauan lokasi banjir di Kabupaten Balangan. (El untuk Radar Banjarmasin)

PARINGIN - Status tanggap darurat bencana banjir dan banjir bandang resmi berakhir. Kabupaten Balangan kini memasuki tahap transisi pemulihan pascabencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, H Rahmi, mengatakan berakhirnya status tanggap darurat tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Balangan yang menetapkan masa tanggap darurat berakhir pada 3 Januari 2026.

Penetapan itu berdasarkan pada hasil peninjauan dan evaluasi di lapangan. Kondisi masyarakat terdampak saat ini dinilai aman dan terkendali.

"Warga juga mulai kembali ke rumah masing-masing, sehingga penanganan memasuki tahap transisi pemulihan,” ujar Rahmi, Minggu (4/1/2026).

Sebelumnya, banjir dan banjir bandang melanda 30 desa di lima kecamatan di Kabupaten Balangan. BPBD mencatat sebanyak 4.156 rumah terdampak, dengan 4.185 kepala keluarga atau 13.531 jiwa terdampak.

Bencana tersebut juga menyebabkan kerusakan rumah, fasilitas umum, infrastruktur, serta lahan pertanian warga.

Selama masa tanggap darurat, BPBD Balangan bersama tim gabungan melakukan evakuasi, pembersihan rumah dan fasilitas umum, serta penyaluran bantuan logistik.

Hingga akhir masa tanggap darurat, progres pembersihan pascabanjir di wilayah terdampak telah mencapai batas normal dan aktivitas warga mulai berangsur kembali.

Dengan berakhirnya status tanggap darurat, Pemerintah Kabupaten Balangan menetapkan status transisi pemulihan pascabencana. Pada tahap ini, kegiatan difokuskan pada penyempurnaan pembersihan, normalisasi lingkungan, perbaikan sarana prasarana, serta pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Rahmi menjelaskan, masa status transisi pemulihan akan berlangsung lebih lama dibandingkan masa tanggap darurat, dengan durasi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan progres pemulihan di lapangan.

“Masa transisi pemulihan ini waktunya disesuaikan dengan kebutuhan pelaksanaan pemulihan bagi masyarakat terdampak,” ujarnya.

Berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada masa transisi pemulihan meliputi perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan, pemulihan lahan pertanian dan perkebunan terdampak, penggantian peralatan masak dan peralatan makan warga, serta penyediaan pakaian seragam dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak korban banjir.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang terdampak banjir dan banjir bandang, serta bentuk dukungan pemulihan sosial lainnya.

Rahmi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Atas nama Bupati dan Wakil Bupati Balangan serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana ini,” ujarnya.



Editor : Arif Subekti
#Banjir #pemulihan #Balangan #kalimantan