BANJARBARU – Banjir yang merendam kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, mulai menunjukkan tanda-tanda surut.
Ketinggian air dilaporkan turun sekitar 10 sentimeter dari kondisi sebelumnya.
Ketua RT 02 Pengayuan, Hendra mengatakan penurunan debit air berdampak pada berkurangnya jumlah rumah yang terdampak.
“Kemarin itu, ada 39 rumah di RT 02 ini yang terendam. Yang mulai surut itu dua rumah,” ungkap Hendra, Minggu (4/1/2026).
Sebelumnya warga tidak dievakuasi.
Menurut Hendra, kondisi masih dinilai terkendali meski tenda evakuasi telah disiapkan oleh BNPB.
“Alhamdulillah kondisi masih bisa terkendali. Mudahan tidak ada kenaikan air susulan,” katanya.
Hendra menyebut banjir di wilayahnya masih dipengaruhi aliran air kiriman dari kawasan Cempaka.
Selain itu, kondisi di wilayah sekitar, termasuk Desa Kurau, Pelaihari, juga turut memengaruhi stabilitas debit air di Pengayuan.
Hendra menyatakan belum ada kebutuhan mendesak warga, selain fasilitas sanitasi.
Sejumlah toilet rumah warga tidak dapat difungsikan akibat banjir.
“Alhamdulillah ada bantuan yang diterima seperti toilet portabel,” sebutnya.
Editor : Eddy Hardiyanto