KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Pemkab HSS) menunjukkan komitmen dan respon cepat dalam menangani dampak bencana alam. Meski bertepatan dengan hari libur, Wakil Bupati HSS, H Suriani tetap memimpin rapat terbatas lintas sektor guna menyikapi terendamnya ruas jalan penghubung utama Kandangan–Nagara, Sabtu (3/1/2026).
Banjir yang menggenangi kawasan Karang Ratih, tepatnya di perbatasan Desa Sungai Kupang dan Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan telah menghambat mobilitas warga. Menanggapi hal tersebut, rapat koordinasi digelar di kediaman dinas Wakil Bupati dengan menghadirkan BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Disperkim LH, Forkopimcam Kandangan, serta Kepala Desa setempat.
Dari pertemuan tersebut, Pemkab HSS menyepakati sejumlah langkah taktis untuk membantu masyarakat terdampak. Yakni, dengan membentuk Tim Koordinator penanganan banjir lintas sektor guna memantau situasi secara real-time dan memastikan efektivitas penanganan di lapangan.
Sebagai langkah nyata, mulai Minggu (4/1/2026), Pemkab HSS akan menyiagakan dua unit armada angkutan khusus untuk menyeberangkan warga beserta kendaraan yang melintasi titik banjir di Karang Ratih.
H Suriani menegaskan seluruh layanan angkutan tersebut diberikan secara gratis atau tanpa dipungut biaya sebagai bentuk pelayanan prima Pemerintah kepada rakyat.
H Suriani menjelaskan keputusan ini diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara Kalak BPBD, OPD teknis, dan unsur Pemerintah Desa, dengan dukungan penuh dari TNI dan Polri (Polres HSS dan Kodim 1003/HSS).
"Kami bergerak cepat agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terputus total. Mulai besok, armada sudah siap di lokasi untuk membantu warga, baik yang menuju arah Nagara maupun sebaliknya ke Kandangan," ujar H Suriani.
Penanganan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengendara yang nekat menerobos genangan air serta menjaga stabilitas distribusi logistik di wilayah Kabupaten HSS.
Editor : Fauzan Ridhani