Ular piton bercorak batik tersebut diketahui sempat memangsa seekor kucing milik warga.
Kejadian itu membuat warga panik dan segera melaporkannya ke petugas pemadam kebakaran.
Mendapat laporan sekitar pukul 00.11 Wita, tim Damkar HSU langsung bergerak ke lokasi.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan peralatan khusus dengan menerapkan standar prosedur keselamatan.
Evakuasi berlangsung cukup menantang karena ukuran ular yang besar serta kondisi lingkungan permukiman warga yang sempit.
Namun, berkat koordinasi dan kehati-hatian petugas, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban.
Anggota Damkar HSU, Edy Saputra, mewakili Kepala Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP dan Damkar HSU, H. Barkat Syahrulkalam, mengatakan evakuasi dilakukan secara terukur untuk menjamin keselamatan petugas maupun warga.
“Evakuasi kami lakukan secara hati-hati. Setelah berhasil diamankan, ular langsung dibawa keluar dari area permukiman,” ujarnya.
Pihak Damkar HSU mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, khususnya ular, terutama pada malam hari atau saat kondisi lingkungan lembap dan sepi.
Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan semak-semak serta menata barang-barang yang tidak terpakai, seperti kayu atau tumpukan material bekas, yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
“Jika menemukan atau mencurigai adanya ular, jangan bertindak sendiri. Segera hubungi petugas Damkar agar dapat ditangani secara aman,” tambahnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno