Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Indeks Kualitas Air HSU Masuk Kategori Baik, Ini Titik Uji Sampelnya

M Akbar Radar Banjarmasin • Jumat, 2 Januari 2026 | 13:35 WIB

KUALITAS: Pengukuran Indeks Kualitas Air di Kabupaten HSU oleh Dinas Perkim-LH.
KUALITAS: Pengukuran Indeks Kualitas Air di Kabupaten HSU oleh Dinas Perkim-LH.
AMUNTAI - Indeks Kualitas Air (IKA) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tahun 2025 tercatat sebesar 70,17 dan berada pada kategori baik.

Capaian tersebut menempatkan HSU pada peringkat ke-160 dari 485 kabupaten/kota secara nasional, serta peringkat ke-7 dari 13 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Kabupaten HSU, Masrai Swafajar, melalui Kepala Bidang Lingkungan Hidup Marwoto menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil pemantauan kualitas air sungai yang dilakukan secara berkala di sejumlah titik pantau.

“Capaian IKA ini menunjukkan kualitas air sungai di Kabupaten Hulu Sungai Utara masih terjaga. Namun, diperlukan komitmen bersama untuk mempertahankannya,” ujar Marwoto pada media ini, Jumat (2/1/2026)

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai, serta meminta pelaku usaha untuk tidak membuang limbah usaha ke badan air tanpa pengolahan sesuai ketentuan.

Menurutnya, partisipasi semua pihak sangat penting untuk menjaga kelestarian sungai dan mencegah penurunan kualitas lingkungan.

Salah satu lokasi pemantauan kualitas air dilakukan di Sungai Malang, Kecamatan Amuntai Tengah, yang menjadi bagian dari evaluasi Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten HSU tahun 2025.

“Biasanya untuk pengambilan sampel air langsung dari Tim BBTKL Banjarbaru. Kami LH HSU sebagai pendampingan tim lapangan,” terangnya. 

Terkait penentuan titik sampel Indeks IKA, Staf Disperkim LH, Zakaria menjelaskan, pengambilan sampel dilakukan pada 12 titik yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Untuk pengambilan sampel, kami menetapkan 12 titik. Titik-titik tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing enam titik,” ujar Zakaria.

Ia merinci, enam titik berada di wilayah Haur Gading, tepatnya di Desa Tangkawang Kecamatan Haur Gading dan Desa Paminggir Kecamatan Paminggir, yang masuk dalam aliran Sungai Barito. 

“Pengambilan sampel juga dilakukan di Sungai Negara yang berada di Kecamatan Babirik serta di Sungai Balangan di Kecamatan Banjang,” tambahnya.

Zakaria menyampaikan, hasil pengambilan sampel tersebut akan digunakan sebagai dasar penilaian Indeks Kualitas Air guna mengetahui kondisi mutu air di wilayah ini.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan guna menjaga kualitas air sungai tetap dalam kondisi baik,” lengkapnya.

Editor : Sutrisno
#HSU #Amuntai #kualitas air