Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ratusan Warga HST di Desa Sungai Buluh dan Mantaas Terdampak Banjir

Jamaludin • Jumat, 2 Januari 2026 | 13:26 WIB

BANJIR: Bangunan sekolah di Desa Sungai Buluh terendam banjir hampir tiga pekan.
BANJIR: Bangunan sekolah di Desa Sungai Buluh terendam banjir hampir tiga pekan.
BARABAI - Ratusan warga di Desa Mantaas dan Desa Sungai Buluh, Kecamataan Labuan Amas Utara (LAU), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terdampak banjir.

Banjir ini berasal dari luapan aliran Sungai Batang Alai akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari lalu. Kondisi geografis dua desa ini yang berada di perairan rawa-rawa.

Dari data pemetaan yang dilakukan Koramil 1002-8/LAU di Desa Sungai Buluh ada 9 RT, semuanya terendam. Sebanyak 588 jiwa yang terdampak. Namun belum ada yang sampai mengungsi.

Selanjutnya di Desa Mantaas ada 5 RT yang terdampak banjir. Total keseluruhan ada 124 warga yang menjadi korban banjir. Tak hanya rumah, banjir juga merendam fasilats sekolah.

Danramil Labuan Amas Utara, Kapten Inf Rudi Hartono menjelaskan ketinggian air banjir kisaran 30-60 sentimeter di area jalan. Sedangkan di dalam rumah ketinggian air 10-30 sentimeter. 

"Forkopimcam juga telah membuat posko darurat banjir. Untuk memudahkan koordinasi dan penanganan banjir," ujarnya, Jumat (2/1/2026).

Pambakal Desa Sungai Buluh, Suriani menambahkan, warganya sudah mendapat bantuan logistik berupa sembako dari Gubernur Kalsel, Muhidin. "Dapat 10 karung beras, minyak goreng dan sarden," ujarnya.

Suriani menceritakan, bahwa warganya sudah terdampak banjir kurang lebih tiga pekan. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda air akan surut.

"Sekarang air naik lagi. Karena wilayah ini termasuk dataran rendah," jelasnya.

Menurutnya, banjir di Sungai Buluh dan sekitarnya memang merupakan bencana tahunan. Sebab wilayah ini menjadi titik akhir beberapa aliran sungai, khususnya Batang Alai dan Sungai Tirta Kencana.

Editor : Sutrisno
#Banjir #Barabai #HST