RANTAU – Debit air di kawasan Wisata Air Sirang Pitu, Desa Miawa, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, sempat mengalami kenaikan akibat hujan deras di kawasan pegunungan, Kamis (1/1/2026) sore.
Kenaikan tersebut terjadi dalam waktu singkat.
Namun, tidak berdampak serius pada aktivitas wisata.
Anggota Pokdarwis Sirang Pitu, M Rahmani mengatakan debit air yang naik kembali surut dengan sendirinya.
“Paling lama 2 sampai 3 jam yang dalam airnya, dan ini sudah turun,” ujarnya, Jumat (2/1/2026) pagi.
Meski wilayah Tapin diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir, Wisata Air Sirang Pitu tetap menjadi pilihan masyarakat untuk berlibur bersama keluarga.
Dalam dua hari terakhir, jumlah pengunjung masih terbilang ramai.
“Alhamdulillah tetap ada yang berkunjung. Tapi memang tidak sebanyak libur Tahun Baru sebelumnya,” bandingnya.
Rahmani mengungkapkan, pada libur Tahun Baru tahun-tahun lalu, jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang.
“Parkiran penuh, lapangan pun dipakai parkir,” kenangnya.
Menurutnya, penurunan jumlah pengunjung awal tahun ini dipengaruhi faktor cuaca.
Curah hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat. Kedalaman air pemandian bertambah dibandingkan kondisi normal.
“Itu yang mungkin membuat pengunjung berkurang,” tebaknya.
Meski demikian, dalam dua hari terakhir, tercatat sekitar 30 mobil dan hampir 100 motor terparkir di area wisata
Ini menunjukkan jumlah pengunjung masih mencapai ratusan orang.
Rahmani mengingatkan pengunjung untuk tetap mengutamakan keselamatan.
“Selalu menjaga anak-anak yang mandi,” pesannya.
Wisata Air Sirang Pitu dikenal sebagai salah satu destinasi favorit keluarga di Tapin karena memiliki area pemandian yang relatif aman dan ramah anak.
Editor : Eddy Hardiyanto