PELAIHARI – Hujan yang mengguyur Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai memicu banjir di sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Meski hujan yang turun hanya berintensitas ringan sejak Kamis (1/1/2026) pagi, membuat kawasan rawan banjir kembali tergenang.
Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdal Ops) BPBD Tala mencatat setidaknya enam kecamatan terdampak, yakni Bati-Bati, Tambang Ulang, Pelaihari, Bajuin, Kurau, dan Bumi Makmur.
Di Kecamatan Kurau, banjir merendam dua desa, yaitu Desa Handil Negara dan Desa Kali Besar.
Camat Kurau, Fajar Suryadi mengatakan warga masih bertahan di rumah masing-masing hingga saat ini.
“Belum ada yang mengungsi,” ujarnya.
Meski begitu, pihak kecamatan tetap meningkatkan kewaspadaan.
Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir meluas.
“Kami terus berkoordinasi, termasuk menyiapkan opsi pendirian dapur umum jika kondisi memburuk,” katanya.
Selain Kurau, banjir juga dilaporkan menggenangi Desa Benua Raya dan Desa Bati-Bati di Kecamatan Bati-Bati, serta Desa Gunung Raja di Kecamatan Tambang Ulang.
BPBD Tala masih melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan kondisi di lapangan.
Editor : Eddy Hardiyanto