Selain menghadirkan majelis salawat dan tausiyah, panitia menyiapkan undian hadiah umrah bagi jamaah yang hadir.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Tabalong, Hamrani, menegaskan hadiah umrah disiapkan untuk satu orang jamaah.
“Selain umrah, ada hadiah hiburan lain. Kupon undian dibagikan langsung di lokasi acara,” ujarnya.
Acara religius ini diikuti 15 pondok pesantren se-Kabupaten Tabalong dan terbuka untuk umum.
Sejumlah alim ulama, habaib, dan tokoh agama dipastikan hadir untuk memeriahkan malam salawat dalam rangkaian Hari Jadi Tabalong ke-60.
Salawat akan dipimpin Ali Bustomi, pengasuh Ponpes Anwarul Hasaniyah Desa Marindi, Kecamatan Haruai, serta KH Akhmad Sanusi Ibrahim atau Guru Jaro, pengasuh Ponpes Al Madaniyah Jaro.
Kehadiran mereka menjadi magnet utama bagi jamaah dari berbagai wilayah.
Panitia juga memastikan kehadiran jajaran Forkopimda Tabalong dan para kepala SKPD.
Jumlah jamaah diperkirakan menembus 3.000 orang, menjadikan Tabalong Bersalawat sebagai salah satu agenda keagamaan terbesar penutup tahun di Bumi Saraba Kawa.
Hamrani berharap cuaca cerah agar pelaksanaan salawatan berlangsung khidmat dan aman hingga selesai.
“Ini bagian penting dari rangkaian Hari Jadi Tabalong ke-60,” katanya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno